BENTANGKALTIM.COM – Tim Nasional (Timnas) Indonesia mencatat sejarah baru setelah berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda memastikan gelar juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada partai final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pertandingan final berlangsung dramatis. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu berakhir. Indonesia kemudian memastikan kemenangan dengan skor 4-2 dalam adu penalti.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mengantarkan Indonesia meraih trofi perdana di ajang FIFA ASEAN Cup, tetapi juga mengakhiri penantian panjang untuk kembali menjadi juara di level sepak bola senior Asia Tenggara.
Selain itu, Timnas Indonesia juga tampil produktif sepanjang turnamen. Skuad asuhan John Herdman mencetak 13 gol dari empat pertandingan dan mengakhiri kompetisi tanpa kekalahan.
Berikut tujuh fakta menarik di balik keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
1. Akhiri Penantian Gelar Selama 35 Tahun
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Tim Merah Putih akhirnya kembali meraih gelar juara tingkat regional di level senior setelah terakhir kali menjuarai SEA Games pada 1991.
Pencapaian ini menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam persaingan sepak bola Asia Tenggara.
2. Akhirnya Taklukkan Thailand di Partai Final
Thailand selama bertahun-tahun menjadi lawan sulit bagi Indonesia, terutama ketika kedua tim bertemu dalam pertandingan final.
Sebelum keberhasilan pada FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia beberapa kali harus mengakui keunggulan Thailand di partai puncak, termasuk pada SEA Games 1997 dan Piala AFF 2000, 2002, 2016, serta edisi 2020 yang digelar pada 2021.
Kemenangan kali ini menjadi jawaban atas catatan buruk tersebut sekaligus mempertegas arti penting trofi yang diraih skuad Garuda.
3. Mitchell Baker Jadi Mesin Gol Indonesia
Penyerang muda Indonesia, Mitchell Baker, tampil sebagai pencetak gol terbanyak FIFA ASEAN Cup 2026 dengan koleksi lima gol.
Pemain berusia 19 tahun tersebut memberikan kontribusi besar bagi perjalanan Indonesia. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika Garuda mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2.
Produktivitas Baker menjadi salah satu faktor yang membantu Indonesia tampil kompetitif sepanjang turnamen.
4. Garuda Jadi Tim Paling Produktif
Timnas Indonesia menjadi tim paling subur dalam turnamen dengan torehan 13 gol dari empat pertandingan.
Artinya, Indonesia mencatat rata-rata 3,25 gol setiap kali bertanding. Statistik tersebut menunjukkan kemampuan lini serang Garuda dalam menciptakan peluang dan mengonversinya menjadi gol.
Ketajaman tersebut juga menjadi modal penting bagi tim dalam menghadapi persaingan di level internasional berikutnya.
5. Tak Terkalahkan dalam Empat Pertandingan
Indonesia menyelesaikan FIFA ASEAN Cup 2026 dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Tidak adanya kekalahan sepanjang turnamen menjadi bukti konsistensi tim dalam melewati fase pertandingan hingga akhirnya mengangkat trofi juara.
Catatan tersebut melengkapi keberhasilan Indonesia sebagai tim dengan produktivitas gol tertinggi di kompetisi ini.
6. Putus Rekor Sulit Melawan Thailand
Kemenangan di final juga mengakhiri periode panjang tanpa kemenangan Indonesia atas Thailand.
Sebelum pertandingan tersebut, Indonesia terakhir kali mengalahkan Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2016, ketika Garuda menang 2-1 pada 14 Desember 2016.
Sepuluh tahun kemudian, Indonesia kembali menundukkan rivalnya tersebut dalam pertandingan yang menentukan gelar juara. Momen ini menjadi salah satu catatan paling berkesan dari perjalanan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
7. John Herdman Persembahkan Trofi Penting
Keberhasilan Indonesia turut menjadi pencapaian penting bagi pelatih John Herdman.
Pelatih asal Inggris itu sukses membawa tim nasional putra Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Trofi tersebut menjadi gelar mayor pertamanya bersama tim nasional putra.
Sebelum menangani Indonesia, Herdman memiliki pengalaman melatih tim nasional Kanada, termasuk tim putra dan putri. Pengalamannya di level internasional kini menjadi bagian dari perjalanan bersejarah sepak bola Indonesia.
Momentum Baru Sepak Bola Indonesia
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pencapaian penting bagi Timnas Indonesia, bukan hanya karena berhasil mengalahkan Thailand, tetapi juga karena ditopang statistik yang meyakinkan sepanjang kompetisi.
Dengan 13 gol, catatan tanpa kekalahan, serta keberhasilan Mitchell Baker menjadi pencetak gol terbanyak, skuad Garuda memiliki modal positif untuk melanjutkan perkembangan sepak bola nasional.
Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan dan menjadikan keberhasilan ini sebagai pijakan untuk bersaing lebih kuat di level Asia maupun internasional. (bai)









