Home / Olahraga

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:01 WIB

Bocah Yang Nekat Seflie dengan CR7 Pada Laga Turki vs Portugal Akan di Hukum UEFA

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO

UEFA dikabarkan bakal menghukum anak kecil yang melakukan selfie atau swafoto bersama bintang timnas Portugal Cristiano Ronaldo. Ia terancam hukuman larangan datang ke semua pertandingan sisa Euro 2024. Insiden tersebut terjadi usai pertandingan grup F Piala Eropa 2024 antara Portugal melawan Turki di Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman pada Sabtu, 22 Juni 2024. Laga tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Selecao.

Tiga gol Portugal dicetak Bernardo Silva pada menit ke-21, gol bunuh diri Samet Akaydin menit ke-28, dan Bruno Fernandes menit ke-56. Ronaldo tampil 90 menit dengan mencatatkan satu assist untuk gol Bruno Fernandes. Setelah pertandingan, para pemain Portugal hendak memberikan gestur apresiasi kepada suporter yang hadir langsung ke stadion. Dalam sebuah momen saat Ronaldo berada di tengah lapangan, seorang bocah laki-laki berlari menuju ke arahnya sambil memegang handphone. CR7 menyambut anak tersebut dengan senyuman dan keduanya melakukan selfie.

Beberapa detik berselang, anak itu langsung berlari meninggalkan Ronaldo. Ia hendak menghindari kejaran sejumlah petugas keamanan, namun akhirnya tertangkap dan dibawa keluar dari stadion. Walau begitu perjuangannya tidak sia-sia karena foto selfie-nya viral di media sosial dalam beberapa jam terakhir.

Baca juga  3 Jenis Pelatihan Digelar Dispora Kaltim Guna Implementasikan Program Pelayanan Kepemudaan

Di tengah banyak hati pecinta sepak bola terenyuh melihat perjuangan sang anak dan gestur Ronaldo yang mau menerimanya, UEFA telah menyatakan bahwa menerobos lapangan akan mengakibatkan hukuman berat. Bahkan, bisa saja pelaku dikenai tuntutan pidana, tetapi mengingat usia anak tersebut masih di bawah umur, tampaknya hal itu tidak akan terjadi.

Baca juga  Dulu Ayahnya Tak Restui Gabung Timnas, Kini Emil Resmi WNI

“Setiap penerobosan ke lapangan merupakan pelanggaran aturan stadion dan akan mengakibatkan pengusiran dari stadion, larangan menghadiri semua pertandingan turnamen, serta pengajuan tuntutan pidana resmi untuk pelanggaran. Tidak ada tanggung jawab pidana bagi anak di bawah 12 tahun, namun orang dewasa yang mendampinginya tetap bertanggung jawab untuk memastikan anak tersebut mematuhi aturan stadion sesuai dengan syarat dan ketentuan tiket,” tulis pernyataan resmi UEFA dikutip dari Express UK.

Dalam pertandingan tersebut, tercatat ada lima suporter yang berhasil masuk ke lapangan seusai pertandingan. Pelatih Portugal Roberto Martinez mengungkapkan kekhawatirannya terhadap sikap terbuka para pemainnya terhadap siapa pun yang mendekat dan mungkin memiliki niat jahat. UEFA pun berjanji akan meningkatkan langkah-langkah keamanan agar kejadian serupa tak terulang.

msn

Share :

Baca Juga

Olahraga

Portugal dan Inggris Tampil Meyakinkan, Persaingan Grup K dan L Piala Dunia 2026 Makin Memanas

Olahraga

Prancis dan Argentina Kian Kokoh, Grup I dan J Piala Dunia 2026 Memasuki Fase Penentuan

Olahraga

Spanyol Menggila, Grup G dan H Piala Dunia 2026 Dipenuhi Persaingan Ketat

Olahraga

Jerman dan Jepang Bersinar, Persaingan Grup E dan F Piala Dunia 2026 Semakin Sengit

Olahraga

Brasil dan Amerika Serikat Perkasa, Persaingan Grup C dan D Piala Dunia 2026 Kian Memanas

Olahraga

Meksiko Melaju, Kanada Mengamuk

Olahraga

Inggris Mengamuk, Portugal Tersandung di Hari Ketujuh Piala Dunia 2026

Olahraga

Pesta Gol di Piala Dunia 2026, Prancis dan Argentina Kirim Sinyal Bahaya