Home / Kaltim

Senin, 28 Juli 2025 - 06:19 WIB

Lima Batalyon Marinir Siap Jaga Keamanan Ibu Kota Nusantara

Bentangkaltim, IKN – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini tidak lagi sekadar soal gedung pencakar langit dan jalanan megah, tapi juga menyangkut rasa aman yang menyeluruh dari berbagai potensi ancaman. Pemerintah bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuktikan komitmen besarnya untuk menjadikan IKN sebagai kota masa depan yang benar-benar aman dan stabil, terutama lewat penguatan pertahanan, khususnya di sektor kemaritiman. Strategi ini memastikan IKN tetap terlindungi, dari manapun arah ancaman itu datang.

Gebrakan terbaru datang dari Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal TNI Endi Supardi, yang dengan tegas mengumumkan rencana penambahan kekuatan laut. Tak main-main, lima batalyon marinir baru akan dibentuk, dan salah satunya ditempatkan secara strategis di jantung Ibu Kota Nusantara.

Baca juga  Ketum Firdaus Bersama Pengurus SMSI Pusat Audiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti

Penambahan lima batalyon infanteri marinir ini adalah langkah besar hasil validasi organisasi TNI—sekaligus momen penting, karena kini Dankormar juga naik pangkat menjadi Letnan Jenderal TNI Mar. Tidak hanya IKN yang jadi prioritas, batalyon baru juga akan ditempatkan di Jakarta, Lampung, Ambon, dan Natuna, kawasan yang punya arti strategis sendiri. Penempatan batalyon marinir di IKN menunjukkan bagaimana keamanan ibu kota baru ini benar-benar jadi perhatian utama pemerintah. Untuk Natuna, kendati jadi prioritas, Dankormar Endi Supardi masih menimbang matang terutama soal suplai logistik, namun untuk IKN, penguatan pertahanan laut sudah di depan mata.

Baca juga  DPRD Samarinda Mengaku Tidak Tahu Soal Anggaran Sewa Mobil Dinas Andi Harun

Endi menegaskan, “Karena ini (Batalyon Marinir IKN) kan jauh dari induk pasukan, masalah logistik dan lain-lain perlu pertimbangan yang matang, termasuk prosesnya ini kan memerlukan anggaran yang cukup lumayan.” Meski logistik adalah tantangan, penguatan IKN dengan kehadiran batalyon marinir tetap jadi fokus utama. Setiap batalyon kelak akan dilengkapi pasukan-pasukan tangguh dan alat utama sistem senjata (alutsista) modern untuk menjaga kedaulatan maritim Indonesia, terutama di kawasan vital ibu kota baru.

Dengan langkah besar ini, IKN benar-benar diarahkan menjadi kota yang tidak hanya nyaman dihuni, tetapi juga mampu berdiri kokoh di tengah tantangan keamanan wilayah Indonesia masa depan. (bai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina