Home / Advertorial / Kaltim

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:15 WIB

Peluncuran Cinta Statistik, Anggota DPRD Samarinda Harap Bisa jadi Momen Pembaharuan Data

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Riska Wakyuningsih.(Bentangkaltim.com/ist)

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Riska Wakyuningsih.(Bentangkaltim.com/ist)

Bentangkaltim.com, Samarinda – Peluncuran program Desa Cantik (Cinta Statistik) di Kota Samarinda terus mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif. Dukungan tersebut dinilai penting sebagai penguat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas data yang akurat dan mutakhir di tingkat daerah.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Riska Wahyuningsih, menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi momentum strategis dalam mempercepat pembaruan data di seluruh wilayah Samrinda. Ia menegaskan, ketersediaan data yang akurat merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan, baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Menurut Riska, peluncuran Desa Cantik bukan sekadar seremoni. Melainkan langkah konkret untuk memperbaiki sistem pendataan yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala. Terutama dalam hal keterlambatan pembaruan informasi di lapangan.

“Sebagai anggota dewan, saya berharap sesuai arahan Wali Kota, program ini benar-benar mampu mendorong pendataan yang lebih mutakhir di Kota Samarinda,” ujarnya. Lebih lanjut, Riska menyoroti pentingnya peran data dalam mendukung program-program strategis, khususnya yang dijalankan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB). Salah satu fokus utama yang ia angkat adalah upaya percepatan penurunan angka stunting melalui program Gerakan Orang Tua Jaga Stunting (Genting).

Baca juga  Badak LNG Lakukan Pelatihan & Sosialisasi Pembuatan Pot Tanaman dengan Memanfaatkan Limbah non-B3 di Kampung Tihi-tihi

Program Genting dirancang untuk melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai orang tua asuh bagi keluarga yang berada dalam kondisi rentan. Melalui pendekatan ini, diharapkan pendampingan terhadap anak-anak yang berisiko stunting dapat dilakukan secara lebih intensif dan berkelanjutan. Riska menilai, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada ketersediaan data yang akurat dan selalu diperbarui.

Dengan dukungan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), ia optimistis proses identifikasi dan intervensi terhadap sasaran program dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat. “Data dari BPS yang terus diperbarui tentu akan sangat membantu, terutama dalam memastikan bahwa intervensi yang dilakukan benar-benar menyasar pihak yang membutuhkan,” jelasnya.

Baca juga  Bupati Ardiansyah Resmi Tutup Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2025, Tekankan Semangat Kebersamaan dan Sportivitas

Ia juga menekankan kolaborasi antara Kominfo dan BPS menjadi solusi atas permasalahan klasik dalam sistem pendataan, yakni keterlambatan pembaruan informasi. Dengan sistem yang terintegrasi, pergerakan data kini dapat dipantau secara berkala, bahkan dalam jangka waktu yang lebih singkat. Jika sebelumnya pembaruan data cenderung memakan waktu lama, kini dengan adanya sinergi antarinstansi, proses tersebut dapat dilakukan secara mingguan bahkan harian. Hal ini memungkinkan setiap perubahan kondisi di lapangan dapat segera tercatat dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait. “Dengan sistem yang baru ini, setiap perubahan bisa langsung terdata. Jadi tidak ada lagi keterlambatan yang signifikan dalam pembaruan informasi,” pungkas Riska.

(air/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026