Home / Bontang

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:02 WIB

Mangkrak, Progres Bangunan Gedung SMPN1 Dilanjut pada 2025 Mendatang

 

Bentangkaltim.com, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang bersama Komisi III DPRD Bontang kembali melakukan sidak ke SMPN1 Bontang, terkait proyek pembangunan gedung sekolah.

Diketahui pengerjaan bangunan 3 lantai dengan total 12 ruangan ini dikerjakan oleh CV Amra Mandiri dengan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar. Progres pembangunannya hanya mencapai 73 persen, dan saat ini kontraktor telah diputus kontraknya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan alasan diputusnya kontrak CV Amra Mandiri karena pencapaiannya tidak sesuai target.

“Padahal perkiraan pada umumnya pembangunan gedung tiga lantai sekolah minimal diperlukan 10 bulan pengerjaan,” kata Bambang saat diwawancarai oleh wartawan. Senin (4/3/2024).

Bambang menjelaskan bahwa progres pembangunan gedung SMPN1 ini berbeda dengan SMPN2 Bontang karena progres pembangunan SMPN2 waktu itu sudah mencapai 91 persen.

Baca juga  DPRD Bontang Launching Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional

“Ya kalau SMPN2 kan beda, kontraktor sudah mengerjakan pembangunan gedung mencapai 91 persen, jadi kami berikan waktu tambahan untuk menyelesaikannya. Berbeda dengan progres pembangunan gedung SMPN1 yang hanya mencapai 73 persen dari batas waktu yang telah ditentukan,” jelasnya.

“Tapi kemarin sudah kami tawarkan penambahan waktu pengerjaan kepada kontraktor. Sanggup tidak untuk penambahan waktu 10 hari, mereka bilang tidak sanggup,” tambahnya.

Bambang menyebut, untuk pengerjaan pembangunan tidak bisa lagi di tahun 2024. Dan akan dilanjutkan pada tahun 2025.

“Tidak bisa dilanjutkan pembangunan gedung ini tahun 2024, karena kami (Disdikbud) tidak mengusulkan. Tapi kami akan memasukan pembangunan ini di anggaran reviu, sekarang kami sedang menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan parit dan paping blok di sekitaran gedung SMPN1 ini. Jadi kekurangannya berapa, akan diperbaiki terlebih dahulu sebelum proses pembangunan di 2025 dilanjut,” tandasnya.

Baca juga  Baksos Satu Jiwa Arema Bontang Serahkan 100 Paket Sembako kepada Kaum Dhuafa

Sementara itu, Kepala sekolah SMP Negeri 1 Bontang Riyanto mengatakan dengan penuh harap agar pembangunan segera ditindaklanjuti agar memudahkan dalam proses pembelajaran dan siswa bisa belajar bertatap muka kembali.

“Melihat kondisi kami berharap pembangunan ini tetap dilanjutkan dampaknya kepada proses pembelajaran anak-anak kami agar tidak ada sistem per sesi lagi karena sementara ini pertingkatan ada yang online maupun offline”, tutupnya.(han)

Share :

Baca Juga

Bontang

Tingkatkan PAD, Dispopar Aktifkan Kembali Retribusi Bontang Kuala

Advertorial

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Bontang

Bontang Kuala Bergejolak Soal Retribusi, Pelaku UMKM Khawatir Pengunjung Menurun

Bontang

Festival Kampung Bawis Berbas Pantai Meriah, Balap Ketinting Jadi Primadona

Bontang

PWI Bontang Audiensi ke Badak LNG, Apresiasi Dukungan Berkelanjutan untuk Program Pers

Advertorial

Usung Semangat Kartini, Srikandi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Bontang

Pengurus PWI Bontang Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Dorong Wartawan Profesional dan Berintegritas

Bontang

Neni Moerniaeni Dorong Kurban Mandiri, OPD Tak Lagi Gunakan APBD