Home / Bontang

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Seminar Pencegahan Seks Bebas dan LGBT di Kalangan Pelajar: Bentuk Keprihatinan Kondisi Pergaulan Bebas Remaja

Bentangkaltim.com , BONTANG — Komunitas Muslimah Muda di Bontang menggelar Seminar Inspiratif “Jaga Diri Jaga Masa Depan: Membentengi Diri dari Seks Bebas dan LGBT” pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Gedung Auditorium Taman 3 Dimensi.

Ketua Panitia, Asnawati Abdullah, mengatakan seminar ini digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi remaja di Bontang yang sempat viral beberapa waktu lalu.

“Kami mengadakan acara ini karena keprihatinan. Ada kasus remaja melahirkan, juga kasus LGBT. Ini tanggung jawab kami untuk mengedukasi generasi penerus,” kata Asnawati.

Sasaran kegiatan adalah pelajar SMP dan SMA. Setiap sekolah mengirim 5 hingga 10 perwakilan siswa beserta guru pendamping. Target awal lima siswa per sekolah, namun antusiasme sekolah membuat jumlah peserta meningkat.

Baca juga  Dispora Kaltim Kembangkan Keterampilan Pemimpin Pada Generasi Muda Melaui Program Latihan Kepemimpinan

Panitia mencatat sekitar 150 peserta hadir, terdiri dari siswa dan guru. Hampir semua sekolah di Bontang diundang.

Kegiatan ini menghadirkan Keynote Speaker,
drg. Toetoek Pribadi Ekowati, M.Kes, pemateri Kepala Dinas Kesehatan Bontang, dr. Hilmiah, Sp.KK.FINDSDV, M.Kes, Dokter Spesialis Kulut dan Kelamin RSIB, dan Nur Ilahiyah, S.Kep
Pengajar Madrasah Al Qur’an Darul Izzah

Semula kegiatan hanya untuk peserta putri. Namun beberapa sekolah juga mengirim siswa laki-laki. Panitia tetap menerapkan pemisahan tempat duduk sesuai adab.

Baca juga  Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

“Ini bentuk edukasi. Dalam Islam boleh, selama adabnya dijaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, penuhnya ruangan menjadi indikator tingginya antusiasme. Kegiatan serupa sudah dua hingga tiga kali digelar di auditorium yang sama.

Di tengah banyaknya pemberitaan negatif tentang remaja, Asnawati berharap masih ada generasi yang peduli terhadap masa depannya. Ia juga mengapresiasi peran guru yang mendorong siswa untuk hadir.

“Kami sama guru-guru juga sama prihatin. Makanya kami kolaborasi mengundang setiap sekolah dengan melibatkan guru untuk menyaring anak-anak yang sekiranya perlu untuk dikirim ke acara ini,” pungkasnya. (Cuy)

Share :

Baca Juga

Bontang

PWI Bontang Gelar UKW Oktober Mendatang, Buka Kelas Muda hingga Utama

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Bontang

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks