Home / Kaltim

Sabtu, 3 Mei 2025 - 12:00 WIB

Autonomous Rail Transit (ART) yang di Uji Coba di IKN di Kembalikan ke Cina

Kereta tanpa rel di IKN (Foto: Dok. BKIP Kemenhub)

Kereta tanpa rel di IKN (Foto: Dok. BKIP Kemenhub)

Jakarta – Unit kereta tanpa rel atau Autonomous Rail Transit (ART) yang diujicobakan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah dikembalikan ke China. Uji coba ART sudah selesai.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, membenarkan bahwa kereta yang sudah uji coba di IKN sejak Agustus 2024 ini kembali ke China. Unit ART ini dibawa kembali oleh perusahaan manufaktur penyedianya yakni CRRC Qingdao Sifang pada Kamis (1/5/2025).

“Rangkaian ART tersebut tiba di Pelabuhan Semayang, Balikpapan pada Kamis dini hari dan diberangkatkan ke China menggunakan kapal pada Kamis tengah malam,” kata Troy saat dihubungi detikcom, Jumat (2/5/2025).

Langkah ini selaras dengan selesainya masa uji coba atau Proof of Concept (PoC). Namun demikian, Troy mengatakan, pihaknya belum memiliki rencana untuk menggantinya dengan unit baru.

Baca juga  Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Selain itu, ia juga menyampaikan, belum ada rencana kelanjutan kerja sama antara Otorita IKN dengan perusahaan China tersebut menyangkut pengadaan kereta tanpa rel.

“Hingga saat ini, belum ada rencana untuk menggantinya dengan unit baru. Sementara itu, sampai dengan saat ini belum ada kelanjutan kerja sama antara Otorita IKN dengan perusahaan manufaktur penyedia yaitu CRRC Qingdao Sifang,” ujarnya.

Informasi kereta tanpa rel akan dikembalikan dikonfirmasi oleh Deputi bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi. Dia menjelaskan hasil penilaian hingga evaluasi, ditemukan kereta tanpa rel itu disebut belum dapat berfungsi dengan baik.

“Hasil dari penilaian Proof-of-Concept (PoC) ditemukan bahwa sistem autonomous dari trem otonom belum dapat berfungsi dengan baik,” kata dia kepada detikcom, Rabu (13/11/2024).

Baca juga  Atlet Silat Kaltim Fokus Pada Pemantapan Teknik Menjelang Momentum Pra Popnas

Ali mengatakan, sesuai dengan diskusi antara OIKN dan lintas kementerian dan lembaga (K/L) dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Dukungan Percepatan Penyelenggaraan Uji Coba dan Unjuk Kerja (Proof of Concept) Trem Otonom di Ibu Kota Nusantara, OIKN bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan penilaian kereta tanpa rel di IKN. Melihat hasil bahwa kereta itu belum beroperasi dengan baik, maka pihaknya akan meminta Norinco mengembalikan kereta ke China.

“Jika tidak maka sesuai dengan perjanjian MoU untuk PoC, kita akan meminta pihak Norinco untuk mengembalikan trainset di IKN ke China,” ucapnya.

(mud/mud)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina