Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Fraksi PDIP DPRD Samarinda Soroti Sisa Anggaran Rp572 Miliar

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan pandangan akhir Fraksi PDI Perjuangan dengan sejumlah catatan kritis terhadap pengelolaan APBD 2025. (Bentangkaltim.com/ist).

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan pandangan akhir Fraksi PDI Perjuangan dengan sejumlah catatan kritis terhadap pengelolaan APBD 2025. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Samarinda memberikan sejumlah catatan kritis terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda tahun anggaran 2025, khususnya terkait sisa anggaran dan juga mengarah ke koreksi material dalam laporan keuangan daerah.

Catatan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun 2026 dengan agenda persetujuan bersama Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Rabu (29/07/2026).

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, yang membacakan pandangan akhir Fraksi PDI Perjuangan, mengatakan realisasi belanja sebesar Rp5,2 triliun lebih atau 90,14 persen dari pagu Rp5,8 triliun menunjukkan sebagian besar program pemerintah kota telah berjalan. Namun demikian, ia menilai sisa anggaran sebesar Rp572 miliar lebih terlalu besar untuk hanya diletakkan di bawah satu istilah efisiensi.

“APBD bukan sekadar daftar angka. APBD adalah instrumen politik pembangunan, instrumen keberpihakan, dan amanat rakyat yang harus kembali kepada rakyat,” ujar Iswandi.

Baca juga  Berhadiah Hingga 50 Juta, Dispora Kaltim Gelar Kejuaraan Sepakbola Piala Gubernur U13 dan U15

Fraksi PDIP meminta sisa anggaran tersebut diklasifikasikan secara terukur ke dalam empat kelompok, yakni efisiensi pengadaan, kegiatan yang dibatalkan karena penyesuaian fiskal, kegiatan yang gagal terlaksana akibat kelemahan perencanaan, serta dana yang memang terikat penggunaannya, dengan rincian per organisasi perangkat daerah (OPD).

Iswandi turut menyoroti adanya koreksi material sebesar Rp530 miliar lebih dalam laporan keuangan, yang berasal dari koreksi aset lancar, piutang, investasi, aset tetap, dan kewajiban lainnya. Ia meminta pemerintah kota melakukan audit internal tematik untuk menelusuri akar masalah serta menetapkan pihak dan unit kerja yang bertanggung jawab atas koreksi tersebut.

“Kami mencatat kewajiban pemerintah kota yang masih tercatat mencapai Rp671 miliar lebih, meliputi utang belanja, utang jangka pendek, dan utang jangka panjang,” katanya menambahkan.

Baca juga  Kejuaraan Sepakbola Piala Gubernur Kaltim Resmi Dibuka, Rasman : Dukungan Pengembangan Talenta Sejak Usia Dini

Fraksi PDIP meminta pemerintah kota menyusun register utang secara lengkap disertai jatuh tempo dan rencana pembayaran, agar beban fiskal ke depan dapat dikendalikan secara terukur.

Terkait opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih pemerintah kota untuk kesepuluh kalinya berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Iswandi menyebut capaian itu sebagai titik pijak, bukan garis akhir dari perbaikan tata kelola keuangan daerah.

“Persetujuan DPRD tidak boleh dimaknai sebagai penghapusan catatan, melainkan mandat untuk memperbaiki kelemahan dan memenuhi seluruh rekomendasi secara terukur,” tegasnya.

Dengan seluruh catatan dan rekomendasi tersebut, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dengan catatan seluruh rekomendasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pengawasan tahun berjalan.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026