Home / Kaltim

Rabu, 23 Juli 2025 - 06:46 WIB

Transformasi Digital di Pelosok Kaltim: 252 Desa Kini Nikmati Internet Gratis

Bentangkaltim, – Program internet gratis desa kini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dalam menghadirkan transformasi digital ke pelosok Kalimantan Timur (Kaltim). Dari total 841 desa yang menjadi target, hingga minggu ketiga Juli 2025 sudah ada 252 desa yang menikmati akses internet gratis, sebuah capaian signifikan yang menandai 30 persen progres pemasangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa progres pemasangan terus dipantau secara ketat melalui laporan mingguan dari staf lapangan. “Rata-rata setiap minggu kami memasang di sekitar 30 desa, artinya dalam sebulan bisa menyentuh angka 125 desa. Target kami adalah mencapai 300 desa sampai akhir Juli ini,” ungkap Faisal.

Pemasangan tidak terfokus pada satu wilayah tertentu, melainkan menyesuaikan dengan kesiapan teknis dan koordinasi lapangan di masing-masing daerah. Distribusi terbaru per 21 Juli 2025 menunjukkan Kabupaten Berau telah terpasang di 43 dari 100 desa, Kutai Barat 36 dari 190 desa, Kutai Kartanegara 98 dari 193 desa, Kutai Timur 66 dari 139 desa, Mahakam Ulu 3 dari 50 desa, Paser 6 dari 139 desa, dan Penajam Paser Utara masih belum terpasang.

Baca juga  260 Wartawan se-Kaltim Bersiap Menuju Bontang untuk Pupuk Kaltim Porwada III

Dari sisi penyedia layanan (ISP), beberapa operator besar turut mendukung, seperti Telkom yang melayani 108 desa, Telkomsel 65 desa, Comtelindo 72 desa yang naik signifikan, dan Icon+ yang mulai aktif melayani 7 desa. Program ini menjadi kolaborasi strategis pemerintah dengan penyedia layanan untuk menjangkau berbagai wilayah, termasuk yang sulit dijangkau dengan infrastruktur konvensional.

Diskominfo Kaltim kini tengah merencanakan peluncuran resmi program Internet Desa Gratis sebagai momentum perayaan saat jumlah desa yang terpasang mencapai sekitar 300 desa, hampir separuh dari total target. “Kami sedang mencari waktu yang tepat untuk launching resmi. Sekitar angka 300 desa sudah representatif sebagai momen tersebut,” kata Faisal.

Baca juga  Ribuan Rider Guncang Sangatta, JELAS 2025 Pecah Setelah Hujan Deras

Program ini adalah bagian dari visi besar Rudy-Seno untuk membangun infrastruktur digital yang merata, menjembatani kesenjangan akses informasi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperbaiki pelayanan publik di desa-desa Kaltim. Internet bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar yang mampu membuka pintu kesempatan baru bagi masyarakat desa.

Dengan internet gratis, desa-desa di Kaltim semakin terhubung dengan dunia luar, memungkinkan masyarakat mengakses informasi, layanan pendidikan, dan peluang ekonomi digital yang lebih luas. Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih inklusif dan digital di Kalimantan Timur. (bai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina

Advertorial

Sejumlah Ruas Jalan di Palaran Masih Gelap, DPRD Samarinda Dorong Percepatan PJU

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Polemik Dapur MBG Diselesaikan Secara Clear and Clean

Advertorial

DPRD Samarinda: Rencana Pemindahan Aktivitas Pelabuhan Masih Sebatas Arah Kebijakan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: Aksi Boti Hunter Jangan Sampai Berujung Persekusi

Advertorial

DPRD Samarinda Sudah Usulkan Transportasi Massal, Masih Tunggu Kepastian Anggaran

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Bakal Evaluasi Sistem SPMB hingga Tinjau Puskesmas