Home / Advertorial / Bontang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:49 WIB

UMKM Center Bontang Belum Maksimal, Rustam Minta Produk Lokal Tak Bergantung pada Ritel

DPRD Bontang mendorong produk UMKM lokal untuk tidak bergantung pada ritel. (ist)

DPRD Bontang mendorong produk UMKM lokal untuk tidak bergantung pada ritel. (ist)

Bentangkaltim.com, Bontang – UMKM Center Bontang jangan sampai hanya menjadi bangunan yang ramai sesaat. Anggota DPRD Kota Bontang, Rustam, meminta fasilitas yang dibangun pemerintah itu benar-benar menjadi etalase utama produk lokal, sekaligus tujuan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berburu produk khas Kota Taman.

Dorongan tersebut disampaikan lantaran pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bontang dinilai masih banyak bergantung pada toko ritel maupun usaha swasta. Padahal, keberadaan UMKM Center seharusnya mampu mengambil peran lebih besar dalam mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.

Rustam mengatakan, pemerintah telah menyediakan fasilitas khusus yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka. Karena itu, keberadaannya tidak boleh dipandang sebatas lokasi transaksi jual beli.

“UMKM Center bukan hanya tempat berjualan. Ini wadah promosi produk-produk unggulan daerah. Kalau semua dipusatkan di sini, masyarakat dan wisatawan lebih mudah menemukan produk khas Bontang,” ujar Rustam.

Baca juga  Sambut HUT ke-80 RI, SDN 005 Bontang Selatan Gelar Pawai dan Lomba Agustusan

Menurutnya, keberadaan produk-produk unggulan dalam satu kawasan juga akan membantu membangun identitas UMKM Bontang. Konsumen tidak perlu mencari produk khas daerah dari satu tempat ke tempat lain karena telah tersedia pusat yang menjadi rujukan.

Konsep tersebut dinilai penting, terutama untuk menangkap peluang dari kunjungan wisatawan ke Bontang. UMKM Center dapat diarahkan menjadi salah satu destinasi belanja oleh-oleh sekaligus ruang untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah.

Tak hanya wisatawan, fasilitas tersebut juga bisa menjadi tempat bagi calon investor maupun mitra usaha untuk melihat langsung perkembangan produk lokal. Dengan begitu, peluang memperluas jaringan pemasaran hingga kerja sama bisnis dapat semakin terbuka.

Baca juga  PP Muhammadiyah Tetapkan Puasa Ramadhan 11 Maret

Rustam pun mendorong pelaku UMKM mulai mengurangi ketergantungan terhadap pemasaran melalui ritel. Fasilitas yang telah disiapkan pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal agar manfaat pembangunan UMKM Center benar-benar dirasakan pelaku usaha.

Di sisi lain, pemerintah juga perlu memastikan pusat UMKM tersebut memiliki daya tarik dan mampu mendatangkan pengunjung secara berkelanjutan. Sebab, keberadaan tempat berjualan saja belum cukup apabila tidak dibarengi promosi dan pengelolaan yang baik.

Sinergi pemerintah dan pelaku usaha, lanjut Rustam, menjadi kunci agar UMKM lokal mampu berkembang dan naik kelas. Pada akhirnya, penguatan sektor UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga memberikan kontribusi lebih besar terhadap perputaran ekonomi Kota Bontang. (ASR/ADV DPRD Bontang)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri