Bentangkaltim.com, Bontang – SMP Negeri 3 Bontang mengikuti pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara daring pada tanggal 25 hingga 26 Agustus 2025. Sebanyak 50 siswa kelas VIII dipilih secara acak sesuai ketentuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengikuti kegiatan ini. Pelaksanaan ANBK ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara menyeluruh.
ANBK sendiri adalah sebuah program evaluasi pendidikan yang sangat penting dan strategis. Tujuan utama dari ANBK adalah untuk memotret kondisi pendidikan saat ini, memantau perkembangan yang terjadi, serta meningkatkan mutu pendidikan di seluruh sekolah di Indonesia. Dengan adanya ANBK, diharapkan proses pembelajaran dapat menjadi lebih efektif dan berkualitas.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMPN 3 Bontang, Rahayu, menegaskan bahwa asesmen ini tidak hanya sekadar mengukur pencapaian akademik siswa, tetapi lebih dari itu, ANBK memberikan gambaran komprehensif tentang kualitas pembelajaran yang berlangsung di sekolah. Ini meliputi bagaimana guru mengajar, suasana pembelajaran, hingga karakter dan sikap siswa selama mengikuti proses belajar mengajar.
“Fungsi ANBK adalah untuk memetakan dan memperbaiki mutu pendidikan melalui evaluasi kualitas input, proses, dan output pembelajaran,” ujarnya pada Senin, 25 Agustus 2025. Ia menambahkan bahwa data yang diperoleh dari ANBK sangat berguna bagi sekolah untuk membuat strategi perbaikan dan pengembangan pembelajaran ke depannya.
Selain itu, menurut Rahayu, hasil dari ANBK akan menjadi tolok ukur penting dalam pengembangan kompetensi dan karakter para siswa. Aspek penilaian dalam ANBK sendiri mencakup literasi membaca, kemampuan numerasi, iklim keamanan serta kenyamanan sekolah, suasana belajar yang mendukung, sampai dengan pembentukan karakter siswa yang baik dan positif.
“Nanti dari rapor ANBK, kita dapat melihat apakah terdapat peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya, baik dalam hal kemampuan literasi dan numerasi siswa, suasana sekolah yang makin aman dan nyaman, maupun kualitas pembelajaran yang berlangsung secara menyeluruh,” pungkasnya. Dengan harapan besar, hasil ANBK dapat menjadi pedoman bagi sekolah dan semua pihak terkait untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan demi masa depan yang lebih cerah bagi siswa.(yu/adv)










