Home / Advertorial / Bontang

Senin, 28 April 2025 - 08:48 WIB

Dukung Program WAJAR, Disdik Bontang Akan Fasilitasi Bimbel Gratis

Plt Kadisdikbud Bontang Saparuddin

Plt Kadisdikbud Bontang Saparuddin

Bentangkaltim.com, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang akan mengadakan program bimbingan belajar (bimbel) gratis untuk mendukung program wajib belajar (WAJAR) pukul 19.00 hingga 21.00 Wita.

Dalam hal ini, Plt Kadisdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, hal ini dilakukan guna memaksimalkan pembelajaran peserta didik saat berjalannya program wajar.

“Bimbel ini akan dilakukan, agar nanti siswa memaksimalkan jam wajar benar-benar untuk belajar, bukan main gadget atau kegiatan lain yang kurang bermanfaat,” ujarnya saat diwawancarai.

Menurutnya, program wajar merupakan upaya pemerintah dalam menumbuhkan budaya belajar bagi siswa setiap malam. Oleh karena itu, guna memberikan dukungan agar siswa memaksimalkan waktu belajar, yakni dengan memberikan wadah yang membantu untuk mencipatakan kebiasaan tersebut.

Baca juga  Dispora Kaltim Aktif Tingkatkan Minat Masyarakat Terhadap Olahraga Melalui Program IPO

“Karena peraturan merazia siswa kalau keluyuran di jam wajib belajar itu sebenarnya bukan tujuan utama dan bukan solusi, tapi kita ingin membangun kesadaran yang baik ini menjadi budaya,” lanjutnya.

Disdikbud Bontang akan segera melakukan perencanaan terkait teknis bimbel gratis tersebut. Hal ini akan menjadi program jangka panjang yang diharapkan benar-benar dapat menjadi wadah yang membantu siswa dalam mencipatakan budaya belajar yang konsisten.

“Saat ini masih wacana, tapi akan segera kita buat perencanaannya, kita tinggal tunggu anggaran,” tuturnya.

Baca juga  Winardi Perjuangkan Payung Hukum bagi Kreativitas dan Gerakan Anak Muda, Dorong Perda Pemuda di Kota Bontang

Nantinya, setiap kelurahan akan memiliki lima pengajar yang merupakan sarjana baru, masing-masing dari mereka akan membimbing hingga 15 siswa. Dengan begitu, setiap kelurahan dapat menjangkau hingga 75 pelajar dalam satu periode.

“Para pengajar akan diberikan insentif dengan mekanisme melalui e-SIPD serta absensi sebagai bukti keaktifan mereka di lapangan,” pungkasnya.

Namun, Program serupa pernah dijalankan, namun dinilai kurang maksimal karena mengandalkan guru sekolah. Untuk itu, melibatkan lulusan baru diharapkan agar proses belajar lebih fleksibel dan antusiasme pengajar tinggi.(han)

Share :

Baca Juga

Bontang

Kebakaran Lahan Berhasil Dipadamkan, Damkar Cegah Api Merembet ke Rumah Warga

Bontang

Tiga Hari Terjebak di Tempat Tinggi, Seekor Kucing Berhasil Dievakuasi Damkar Bontang

Bontang

Seminar Pencegahan Seks Bebas dan LGBT di Kalangan Pelajar: Bentuk Keprihatinan Kondisi Pergaulan Bebas Remaja

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Bontang

Lahan Dekat Permukiman di Satimpo Terbakar, Petugas Damkar Sukses Padamkan Api

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Bontang

Kontraktor Jargas Pastikan Akan Selesaikan Instalasi Jargas di Wilayah yang Belum Selesai