Bentangkaltim.com, BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang berencana merelokasi dan membangun gedung baru untuk SD Negeri 007 Bontang Utara. Keputusan ini diambil karena kondisi sekolah yang sudah tidak ideal lagi sebagai tempat belajar siswa.
Kondisi sekolah yang tidak ideal ini disebabkan oleh lahan yang terbatas dan tidak memiliki arena bermain untuk anak-anak. Bangunan sekolah juga terbagi menjadi dua dan terpisah oleh rumah penduduk. Namun, masalah terbesar adalah lokasi sekolah yang terlalu dekat dengan kawasan industri, khususnya pabrik PT Pupuk Kaltim (PKT), yang mengeluarkan bau amonia menyengat.
“Arena bermain untuk anak-anak sudah tidak ada, lahan terbatas, sehingga sekolah tidak bisa dikembangkan,” ujar Plt Kepala Disdikbud Kota Bontang, Saparudin pada Kamis (15/5/2025).
Selain minimnya lahan, bangunan sekolah saat ini terbagi menjadi dua dan terpisah oleh rumah penduduk. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan akses, tetapi juga berdampak pada kenyamanan dan keamanan siswa.
Jumlah ruang kelas yang terbatas juga memaksa pihak sekolah memberlakukan sistem belajar bergantian atau shift.
Pembangunan gedung baru akan dilakukan di lahan baru yang terletak di samping Rusunawa Guntung. Tahap pematangan lahan telah rampung, dan proyek pembangunan gedung baru diperkirakan akan menelan anggaran hingga Rp10 miliar.
Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kenyamanan belajar siswa di SD Negeri 007 Bontang Utara. Pembangunan gedung baru ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan meningkatkan prestasi akademik mereka.
Pemerintah Kota Bontang menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Pembangunan gedung baru untuk Sekolah Dasar Negeri 007 Bontang Utara ini merupakan salah satu contoh nyata dari komitmen tersebut.(han/adv)










