Home / Bontang

Senin, 6 April 2026 - 20:31 WIB

Dispopar Bontang Matangkan Rencana Pembangunan Tongkonan Kanaan Senilai Rp1 Miliar

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) mulai mematangkan persiapan pembangunan Rumah Adat Toraja atau Tongkonan di Kelurahan Kanaan. Rencana strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Dispopar Bontang pada Senin (6/4/2026).

Pertemuan tersebut menghadirkan pemangku kepentingan kunci, di antaranya Kepala Bidang Pariwisata Dispopar, Ketua Ikatan Keluarga Toraja (Ikat) Bontang, perwakilan Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, serta tim arsitek yang ditunjuk untuk menangani proyek tersebut.

Alokasi Anggaran dan Proyeksi Wisata Budaya

Kepala Bidang Pariwisata Dispopar Bontang, M. Ihsan, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Dana ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pengawasan, hingga proses konstruksi fisik.

“Pembangunan ini merupakan hasil Musrenbang 2025. Awalnya diusulkan sebesar Rp1,5 miliar, namun setelah adanya pergeseran anggaran, nominal final menjadi Rp1 miliar,” urai Ihsan dalam pertemuan tersebut.

Baca juga  Dispora Kaltim Aktif Tingkatkan Minat Masyarakat Terhadap Olahraga Melalui Program IPO

Ihsan berharap anggaran tersebut dapat dimaksimalkan untuk membangun Tongkonan yang representatif bagi kegiatan maupun ritual adat masyarakat Toraja di Bontang. Lebih jauh, lokasi ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata budaya baru yang terbuka untuk umum.

“Kami ingin lokasi ini menjadi daya tarik wisata budaya agar masyarakat luas dapat mengenal lebih dekat adat istiadat Toraja,” tambahnya.

Menjaga Kesakralan dan Standar Adat

Salah satu poin krusial yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah kepatuhan terhadap kaidah arsitektur tradisional Toraja. Mengingat Tongkonan memiliki nilai filosofis yang tinggi, proses pembangunannya tidak boleh lepas dari pakem adat, mencakup bentuk bangunan, jumlah tiang, corak ukiran, hingga struktur lantai.

Baca juga  Polres Bontang Gelar Silaturahmi Bersama Media Guna Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik

Ketua Ikat Bontang, Simon, menegaskan pentingnya akurasi teknis dalam proyek ini. Ia menyoroti bangunan Tongkonan yang sudah ada sebelumnya di Kanaan masih jauh dari standar adat yang semestinya.

“Bagi kami, Rumah Toraja adalah simbol ibu dan lumbung adalah simbol bapak. Ini sangat sakral. Kami berharap kesalahan pembangunan di masa lalu tidak terulang kembali,” tegas Simon.

Pihak Ikat meminta agar pembangunan kali ini benar-benar memperhatikan fungsi dan standar kesakralan yang telah ditetapkan turun-temurun. Menanggapi hal tersebut, Dispopar berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan tokoh adat dan pihak terkait agar pembangunan Tongkonan Kanaan tidak hanya menjadi ikon fisik, tetapi juga menjaga marwah budaya Toraja di Tanah Taman. (bai)

Share :

Baca Juga

Bontang

Mutasi ASN Pemkot Bontang, Ratusan Pejabat Berganti Posisi, Simak Daftar Lengkapnya

Bontang

Besok, Bontang Lakukan Mutasi Pejabat: Siapa yang Bergeser?

Bontang

Nahkoda Baru NPCI Bontang, Harapan Baru Prestasi Atlet Disabilitas

Bontang

Seorang Pria Ditangkap Polisi Usai Jatuhkan Barang Bukti Jenis Sabu di Kawasan Bontang Utara

Bontang

Geger Temuan Mayat di Kamar Kost Bontang Utara, Diduga Meninggal Sejak Sabtu

Bontang

Revitalisasi Bandara Badak LNG Dimulai, Harapan Baru Konektivitas Bontang

Bontang

SMP Ngeri 9 Bontang Raih Penghargaan sebagai Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak Madya dari Kementerian PPPA

Bontang

Shemmy Permata Sari Salurkan Bantuan Mengaji untuk Warga Berbas Tengah