Home / Advertorial / Bontang

Jumat, 25 September 2026 - 13:58 WIB

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Sekretaris Fraksi PKB DRPD Bontang menyerahkan dokumen pandangan fraksinya atas Raperda APBD 2027. (Bentangkaltim.com/asr)

Sekretaris Fraksi PKB DRPD Bontang menyerahkan dokumen pandangan fraksinya atas Raperda APBD 2027. (Bentangkaltim.com/asr)

Bentangkaltim.com, Bontang – Fraksi PKB DPRD Bontang meminta penyusunan APBD 2027 dilakukan secara hati-hati menyusul adanya komponen kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp402,58 miliar.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Bontang, Bonnie Sukardi, mengatakan ketidakpastian transfer daerah harus menjadi pertimbangan dalam menentukan ruang belanja pemerintah.

“Jangan sampai APBD dibangun di atas ruang fiskal yang belum sepenuhnya pasti,” tegas Bonnie dalam pandangan umum Fraksi PKB terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Bontang 2027, Senin (21/9/2026).

Baca juga  Isu Nepotisme hingga Lingkungan, Ribuan Massa Siap Turun ke Jalan di Kaltim

Menurut Fraksi PKB, setiap tambahan program dan belanja harus memiliki sumber pendanaan yang jelas, dasar kebutuhan yang kuat, serta disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Selain persoalan DBH, Fraksi PKB menyoroti transparansi dan pengawasan APBD. Masyarakat dinilai perlu memperoleh informasi yang mudah dipahami mengenai program yang dibiayai APBD, besaran anggaran, target, hingga realisasinya.

“APBD bukan sekadar dokumen angka. APBD adalah uang rakyat yang harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat,” kata Bonnie.

Baca juga  DPRD Bontang Dorong Penanganan Banjir Rob Bontang Kuala, Rustam: Jangan Tunggu Dampaknya Makin Parah

Fraksi PKB juga mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui keberpihakan kepada UMKM, pekerja lokal, pelaku ekonomi informal, perempuan pelaku usaha, serta kelompok masyarakat yang masih memiliki keterbatasan akses ekonomi.

Di sisi lain, pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan ketenagakerjaan diminta tetap terlindungi meski ruang fiskal Bontang terbatas.

Fraksi PKB akhirnya menyatakan menerima Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Bontang 2027 untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.(ASR/ADV DPRD BONTANG)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur

Advertorial

Fiskal Bontang Terbatas, Gerindra Dorong Pemkot Maksimalkan Dana di Luar APBD