Bentangkaltim.com, Samarinda–Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama, menilai bahwa pengembangan Teras Samarinda yang direncanakan membentang sepanjang 6,3 kilometer itu menjadi pilar utama transformasi Tepian Mahakam dari sekadar ruang terbuka hijau menjadi pusat integrasi ekonomi, pariwisata, dan investasi modern.
Kata Dhony, kawasan tersebut harus memiliki manfaat dari dari sekedar penataan, tapi pemanfaatan pada sisi ekonomi masyarakat.
“Komersialisasi pada tempat hijau dan destinasi perkotaan juga perlu dipertimbangkan sehingga semua berjalan seimbang dan ditata dengan baik,” ungkapnya.
Dia menambahkan, penataan Teras Samarinda memiliki nilai strategis yang melampaui aspek estetika visual kota. Menurutnya, Sungai Mahakam adalah urat nadi sejarah dan peradaban Kota Tepian yang harus dioptimalkan fungsinya secara berkelanjutan.
“Kalau saya lihat, arah pembangunan yang dilakukan saat ini sudah sangat tepat karena tetap menjadikan Sungai Mahakam sebagai identitas utama Kota Samarinda,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa dengan adanya fasilitas komersial modern, seperti hotel dan area pertokoan terpadu di kawasan itu, akan saling melengkapi fasilitas Teras Samarinda yang sudah berjalan.
Sebagaimana diketahui, pada Tahap II yang diresmikan Agustus 2026 lalu, kawasan dermaga modern Pasar Pagi telah dilengkapi dengan puluhan kios UMKM, mini amfiteater, area bermain anak, hingga halte bus terpadu.
Dengan rencana keberlanjutan tahap selanjutnya yang akan dilengkapi jogging track, sarana olahraga, dan jembatan terintegrasi, Teras Samarinda akan menjelma menjadi satu ekosistem pariwisata tepi sungai terpadu.
Peluang masuknya investasi di sepanjang koridor Mahakam diyakini akan mendongkrak lama tinggal wisatawan dan membuka ribuan lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Romadhony mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal setiap tahapan pengerjaan Teras Samarinda, termasuk penyelesaian Segmen 1 Tahap II yang ditargetkan tuntas pada Desember 2026.
Dirinya juga mengapresiasi terhadap semua proses pembangunan penataan perkotaan yang dilakukan Pemkot Samarinda merupakan bagian dari harapan seluruh masyarakat Kota Tepian. (ard/lal/adv)









