BENTANGKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) direncanakan dibuka secara fungsional terbatas pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Pembukaan ini diharapkan mempermudah perjalanan masyarakat dari Samarinda menuju kawasan IKN tanpa harus memutar melalui Gerbang Tol Manggar.
Project Manager Tol IKN Segmen 3A2 dan Segmen 5B PT Hutama Karya, Jabnes Satria, mengatakan pihaknya terus mempercepat penyelesaian pekerjaan konstruksi untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur akhir tahun.
Meski demikian, waktu dan skema pembukaan jalan tol tersebut masih menunggu penetapan regulator.
“Waktu dan bentuk pembukaan akan ditetapkan regulator,” ujarnya, dikutip dari detikKalimantan, Senin (26/10/2026).
Akses Samarinda ke IKN Lebih Efisien
Salah satu bagian penting dalam rencana pembukaan tersebut adalah penyambungan Ramp 2, yakni akses yang menghubungkan perjalanan dari arah Samarinda menuju IKN.
Pada periode Natal dan Tahun Baru 2025, pengendara dari Samarinda yang hendak menuju IKN harus keluar melalui Gerbang Tol Manggar, kemudian masuk kembali melalui Gerbang Tol Kilometer 8.
Dengan tersambungnya Ramp 2, perjalanan diharapkan menjadi lebih efisien karena pengendara dari arah Samarinda dapat langsung menuju kawasan IKN melalui akses tersebut.
Penyambungan jalur ini menjadi salah satu upaya meningkatkan konektivitas antara Samarinda, Balikpapan, dan kawasan IKN, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat pada masa libur panjang.
Tol Segmen 5B Rampung 100 Persen
Di sisi lain, Hutama Karya melaporkan pekerjaan Jalan Tol IKN Segmen 5B telah mencapai 100 persen. Ruas tersebut sedang menjalani proses persiapan serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO).
Akses pada Segmen 5B juga direncanakan menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat dari Balikpapan maupun Samarinda menuju Simpang Riko dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Sementara itu, pekerjaan Segmen 3A2, termasuk penyelesaian Ramp 2, masih menjadi bagian dari upaya percepatan konstruksi menjelang akhir tahun.
Hutama Karya menargetkan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya dapat diselesaikan sesuai jadwal pada November hingga Desember 2026. Namun, keputusan mengenai waktu dan bentuk pengoperasian fungsional tetap berada di tangan regulator.
Masyarakat Diminta Menunggu Pengumuman Resmi
Rencana pembukaan fungsional Tol IKN saat Nataru menjadi salah satu upaya mendukung kelancaran perjalanan masyarakat di Kalimantan Timur selama libur akhir tahun.
Apabila terealisasi, akses Ramp 2 berpotensi memangkas kebutuhan perjalanan memutar bagi pengendara dari Samarinda menuju IKN.
Meski begitu, masyarakat diimbau menunggu pengumuman resmi mengenai tanggal pembukaan, jalur yang dapat dilalui, serta ketentuan penggunaan jalan tol tersebut.
Dengan penyelesaian konstruksi dan koordinasi antarpihak, konektivitas menuju IKN diharapkan semakin baik sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien bagi masyarakat. (bai)









