BENTANGKALTIM.COM, Bontang – Pemerintah Kota Bontang memastikan penghargaan bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tetap diberikan meski pemerintah daerah tengah menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Senin (17/8/2026).
Saat ditanya apakah penghargaan yang diberikan kepada Paskibraka tahun ini tetap sama seperti tahun sebelumnya, Neni menegaskan bahwa pemerintah kota telah berkomitmen untuk tetap memberikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka.
“Dapat yang sama, itu sudah komitmen. Setiap tetesan keringatnya tentu kami Pemerintah Kota Bontang menghargai perjuangan mereka yang tidak mudah,” tegas Neni.
Menurutnya, apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas proses panjang yang telah dijalani para anggota Paskibraka. Mereka sebelumnya menjalani pelatihan selama kurang lebih dua bulan sebelum bertugas dalam upacara HUT ke-81 RI.
Di tengah efisiensi anggaran, Neni mengatakan bentuk penghargaan juga dapat diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat tambahan bagi para anggota Paskibraka.
Ia mencontohkan kesempatan untuk mengikuti pembelajaran bahasa Inggris di Kampung Inggris. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi pilihan karena selain memberikan pengalaman baru, biayanya juga relatif lebih efisien.
“Jika tahun lalu anak-anak maunya belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris, ya silakan. Anggaran ke sana juga murah, hanya Rp3-4 juta per orang selama dua minggu tinggal, nanti tiketnya ditambahkan,” jelasnya.
Neni menilai, pemberian penghargaan dalam bentuk kegiatan pengembangan diri dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda Bontang.
“Jadi lebih efisiensi, kemudian ilmunya bertambah buat anak-anak kita,” pungkasnya. (Maa)









