Home / Advertorial / Bontang

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:01 WIB

Joni Alla’ Padang Tagih Kejelasan Anggaran Mitigasi Longsor di Kanaan

Anggota DPRD Bontang, Joni Alla' Padang.

Anggota DPRD Bontang, Joni Alla' Padang.

Bentangkaltim.com, Bontang – Longsor yang melanda RT 1 Kelurahan Kanaan yang terjadi beberapa waktu lalu memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan pemerintah dalam menangani kawasan rawan bencana. Sekretaris Komisi C DPRD Bontang, Joni Alla’ Padang, meminta pemerintah menjelaskan rencana dan alokasi anggaran mitigasi guna mencegah kejadian serupa terulang.

Dalam rapat paripurna DPRD Bontang, Joni menyoroti dampak hujan deras yang kembali memicu longsor di wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi itu tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa karena berpotensi mengancam keselamatan warga.

Ia menilai langkah tanggap darurat yang dilakukan pemerintah patut diapresiasi. Namun, perhatian utama saat ini adalah memastikan adanya solusi permanen yang dapat mengurangi risiko longsor pada masa mendatang.

Baca juga  Pemkot Rencana Lanjutkan Bangun Teras Samarinda, Iswandi Minta Ditunda Prioritaskan Kebutuhan Dasar Masyarakat

“Kami berharap pemerintah dapat menjelaskan apakah sudah terdapat alokasi anggaran mitigasi bencana untuk penanganan lanjutan,” katanya saat interupsi di rapat paripurna P2APBD tahun anggaran 2025, Senin (15/6/2026).

Menurut Joni, keberadaan anggaran sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur pengendali longsor maupun program mitigasi lainnya. Tanpa langkah konkret, kawasan yang sama berpotensi kembali terdampak saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi.

Ia menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu, persoalan longsor di Kelurahan Kanaan akan menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan anggaran daerah.

Baca juga  Membentuk Jiwa Bisnis Pada Atlet Melalui Program Pelatihan Kewirausahaan

Joni juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini tidak hanya menunggu laporan atau kajian dari pemerintah. Warga menginginkan tindakan nyata yang mampu memberikan rasa aman bagi mereka yang tinggal di sekitar lokasi rawan bencana.

Menurutnya, pemerintah dan DPRD harus bersama-sama menjaga amanah yang diberikan masyarakat dengan memastikan setiap program pembangunan memiliki dampak langsung terhadap keselamatan warga.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kepastian bahwa pemerintah hadir dan mampu memberikan perlindungan ketika ancaman bencana terjadi,” ujarnya.

Ia berharap langkah mitigasi yang lebih komprehensif segera disusun sehingga kejadian longsor di RT 1 Kelurahan Kanaan tidak terus berulang setiap musim hujan.(asr/Adv DPRD Bontang)

Share :

Baca Juga

Bontang

Sinergi dan Profesionalisme, PWI Bontang Matangkan Program Kerja di Vila Kooala Bontang

Bontang

Dispopar Bontang Respons Klaim Lahan Mangrove Edu Park, Dialog Jadi Langkah Awal

Advertorial

DPRD Samarinda Kawal 31 Siswa yang Belum Dapat Sekolah Negeri

Advertorial

DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan Sekitar Dimulai dari Pengelolaan Sampah dari Rumah

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Khawatir Harga BBM Naik Picu Inflasi

Advertorial

49 Jiwa Terdampak Kebakaran di Loa Janan Ilir, Ketua DPRD Samarinda Desak Pemkot Segera Lakukan Perbaikan

Advertorial

Komisi III DPRD Samarinda Bakal Panggil OPD Soal Lampu Mahkota II Mati

Advertorial

DPRD Samarinda Desak Pemerintah Perlunak Syarat SHM untuk Bangun Rumah Bagi Masyarakat Kurang Mampu