Home / Bontang

Selasa, 17 Desember 2024 - 20:15 WIB

Kemiskinan Ekstrem Bontang Zero di AKhir 2024 “Berkat Intervensi Bareng Lembaga Amal dan OPD Terkait”

BONTANG_Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) bersama empat badan amal yang di motori Baznas Kota Bontang, UPZ Baznas PT Pupuk Kalimantan Timur, Laz PT Yaumil dan Laz Baitul Mall Barakatul Umah (BMBU) bersinergi melakukan intervensi bareng terhadap 149 Jiwa dari 42 KK total data yang mengalami kemiskinan ekstrem.

“Sesuai instruksi Presiden RI Pak Joko Widodo beberapa waktu lalu, bahwa kemiskinan ekstrem harus dituntaskan atau zero di akhir tahun 2024,” kata Kepala Dinas Sosial dan PM drg Toetoek Pribadi Ekowati, M.Kes.

Ditemui di ruang kerjanya Kadis Sosial dan PM menuturkan, seiring dirinya menjabat di DSPM dan menyadari kemiskinan ektrem harus dilakukan percepatan pensasaran maka dilakukan roadshow ke lembaga amal. Dengan tahapan awal dilakukan pendataan ulang P3KE dan didapat validasi data 149 Jiwa dari 42 KK, kemudian dengan dikomandani asisten 1 Drs Dasuki, MSi Dinsos melakukan rapat koordinasi dengan Lembaga Amal Kota Bontang untuk bersama-sama dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Waktu itu saya didampingi para kabid melakukan silaturahmi ke Laz BMBU, UPZ Baznaz PKT dan koordinasi intensif dengan Baznas hingga Laz Yaumil. Lalu di lakukan pertemuan membahas aksi bersama,” terangnya.

Baca juga  Terus Pantau Perkembangan Tim Sepakbola Pra Popnas, Rasman Sebut Kekompakan dan Kerja Sama Tim Sudah Terbangun

Lebih lanjut dia sampaikan bahwa sesuai hasil kesepakatan untuk Baznas mengcover semua kepala keluarga yang masuk kemiskinan ekstrem disemua wilayah yakni 42 KK dengan 149 jiwa Total Rp 84 juta. Dengan perbulan satu juta rupiah untuk Nopember dan Desember 2024 serta sudah selesai disalurkan langsung oleh Pimpinan Baznas didampingi Dinsos terbagi dalam tiga tim.

“UPZ Baznas PKT khusus memberikan bantuan kepada penerima manfaat yang ada di area buferzone Api-Api, Bontang Baru, Gunung Elai dan Loktuan total 15 KK 59 jiwa. Dengan nominal dua juta rupiah perbulan selama dua bulan atau total Rp.60 juta,” rinci dokter gigi ini.

Laz Yaumil PT Badak di Berbas Tengah dan Berbas Pantai dengan total KK ada 7 dengan jumlah jiwa sebanyak 25 dengan total bantuan Rp.28 juta. Sementara itu Laz BMBU dalam proses eksekusi untuk data kemiskinan ekstrem area kecamatan Bontang Barat.

“Alhamdulillah saya sampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Baznas Kota Bontang, UPZ Baznas PT Pupuk Kaltim, Laz Yaumil PT Badak dan Laz BMBU,” tandasnya.

Baca juga  Warga Kaliorang Terhambat Akses, Blank Spot Masih Bayangi Sejumlah Desa

Menurut Toetoek semua yang masuk data kemiskinan ekstrem hasil pemapadanan di kota Bontang sudah berhasil di interveni kerja kolaborasi dan sinergi dengan lembaga amal serta dukungan OPD terkait.

Dia tambahkan mulai hari ini DKP3 melalui bidang ketahanan pangan menyalurkan beras 20 kg /kk yang bersumber data dari P3KE bersumber dari bantuan cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD). OPD lain yang sudah berpartisipasi dalam pensasaran percepetan penanganan kemiskinan ekstrem adalah Disnaker melalui prioritas alokasi berbagai jenis pelatihan yang digelarnya.

“Dinsos tetap membuka diri dan mempersilakan lembaga amal dan OPD lain untuk tetap bisa berpartisipasi sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi untuk pengentasan 42 KK yang masuk data P3KE,” imbuhnya.

Konfirmasi terakhir BMH juga akan turut andil dalam pengentasan kemiskinan ekstrem ini total Rp.3,2 juta dengan rincian uang Rp.200 ribu dan paket sembako senilai Rp.200.000 untuk 8 KK. (PPID DSPM)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Bontang Ingatkan Pos Damkar Bontang Kuala Tidak Berakhir Jadi Aset Terbengkalai

Advertorial

DPRD Bontang Minta ASN Taat Aturan Absensi dan Hindari Manipulasi Lokasi

Bontang

Ribuan Balita Ditimbang Serentak, Ini Langkah Besar Bontang Lawan Stunting

Advertorial

DPRD Bontang Minta Dasar Hukum Penggunaan Aset Pemkot untuk Koperasi Merah Putih Diperjelas dalam Raperda BMD

Bontang

30 WBP Diberikan Rehabilitasi Massal Terapi SEFT

Advertorial

DPRD Bontang Soroti Ketersediaan Material Pembangunan, Isu Galian C Jadi Perhatian dalam Pembahasan RTRW

Advertorial

Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang

Advertorial

DPRD Cermati Status Lahan Wana Tirta, Jangan Sampai RTRW Timbulkan Masalah Baru