Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Dorong Pemkot Berinovasi Dongkrak PAD di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Bentangkaltim.com/ist).

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam memperkuat kemandirian fiskal terus mendapat pengawalan dan masukan strategis dari DPRD Kota Samarinda. Di tengah kondisi efisiensi anggaran, pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci utama agar pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik dapat terus berjalan maksimal.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil diskusi intensif bersama pihak eksekutif, DPRD merumuskan tiga pilar utama yang harus dijalankan Pemkot Samarinda untuk mendongkrak penerimaan daerah secara berkelanjutan.

Deni menjelaskan, pilar pertama adalah intensifikasi terhadap sumber-sumber pendapatan yang sudah berjalan. Hingga saat ini, sektor perpajakan, seperti pajak makanan dan minuman, pajak restoran, serta sektor jasa lainnya, masih menjadi penopang utama PAD Kota Tepian.

Baca juga  Selain RKM, Tri Ismawaty Minta Pemkot Bangun Jogging Track Dilahan Lapangan Hop 1

“Langkah pertama yang kami sarankan adalah intensifikasi. Kuncinya ada pada penguatan pengawasan di lapangan agar tidak ada potensi penerimaan yang bocor,” ujar Deni.

Langkah kedua yang didorong Komisi III adalah ekstensifikasi, yaitu menggali potensi penerimaan baru di luar sektor perpajakan konvensional.

Deni menyoroti geliat destinasi pariwisata lokal dan arus investasi yang mulai tumbuh pesat di Samarinda, namun belum tergarap secara maksimal oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah kota perlu hadir di sektor pariwisata yang saat ini mulai menjamur,” ungkapnya.

Potensi ini menurutnya sangat besar untuk menjadi sumber baru PAD Kota Samarinda. Selain itu, derasnya arus investasi yang masuk ke Samarinda juga harus mendapat perhatian dan pengawalan khusus agar memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.

Baca juga  Implementasi Pelican Crossing di Samarinda Dinilai Belum Maksimal Akibat Rendahnya Disiplin Masyarakat

Sebagai pilar ketiga, DPRD mendorong lahirnya inovasi bisnis yang kreatif dan adaptif. Deni mengapresiasi langkah progresif Pemkot Samarinda yang telah memelopori inovasi produk daerah, salah satunya melalui peluncuran Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berlabel Samaqua.

Politisi Gerindra ini mendorong terobosan bisnis daerah semacam ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah mampu menciptakan peluang penerimaan baru tanpa harus membebankan masyarakat. Jalan inovasi dengan mengelola potensi ekonomi yang berkembang belakangan ini menjadi ladang mendongkrak pendapatan daerah. (ard/lal/adv).

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Desak Pemkot Lewat TPID Segera Mitigasi Inflasi di Tengah Gejolak Kelangkaan BBM

Advertorial

Kedepankan Pengamanan dan Kepercayaan Publik, DPRD Samarinda Dorong Pasang CCTV di Lokasi Parkir dan Faslik

Advertorial

Bisnis Perhotelan Kian Terpuruk Imbas Kebijakan Efisiensi, DPRD Samarinda Dorong Inovasi Bisnis Promosi Parwisata jadi Peluang Ekonomi Baru

Advertorial

Transformasi Skema Ekonomi Bisnis Segera Dikonsepkan

Advertorial

Sambut Baik Investasi Transportasi Massal, DPRD Samarinda Tekankan Keseimbangan Skema Bisnis

Advertorial

Ketua Komisi I Sebut Pemekaran Samarinda Utara Dinilai Penting untuk Permudah Pelayanan Masyarakat

Advertorial

BBM di SPBU Banyak yang Kosong hingga Antrian Masih Terjadi, DPRD Samarinda Minta Tambahan Kuota

Advertorial

Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Perhatian DPRD Samarinda