Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:42 WIB

DPRD Samarinda Dukung Pelibatan UMKM di Teras Samarinda Tahap II, Tekankan Pentingnya Kualitas Produk

Kawasan tenan UMKM di dalam Dermaga Mahakam Ilir yang akan meramaikan Teras Samarinda tahap II. (Bentangkaltim.com/ist).

Kawasan tenan UMKM di dalam Dermaga Mahakam Ilir yang akan meramaikan Teras Samarinda tahap II. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang akan menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengisi kawasan Teras Samarinda tahap II.

Celni menegaskan bahwa DPRD Kota Samarinda sangat mendukung keterlibatan UMKM lokal dalam menghidupkan ikon baru Kota Samarinda tersebut. Namun, ia memberikan catatan khusus kepada Pemkot Samarinda agar melakukan proses seleksi atau kurasi yang ketat terhadap para calon pelaku usaha.

Sebagaimana diketahui, Pemkot berencana meletakan UMKM di kawasan Dermaga Mahakam Ilir, di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan (Dishub). Blok-blok tenan juga terlihat telah disediakan, tinggal menunggu UMKM mulai berjualan.

Baca juga  DPRD Bontang Dorong Mitigasi Bencana Industri Masuk Prioritas RTRW, Heri Keswanto: Keselamatan Warga Harus Jelas

“Kami sangat mendukung, tetapi tata cara pengelolaan harus diperhatikan. Kita berharap Pemkot melakukan kurasi,” kata Celni, Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan pengalamannya yang rutin menyelenggarakan kegiatan UMKM di Samarinda, minat dan daya tarik masyarakat sangat dipengaruhi oleh kualitas rasa, kebersihan, hingga estetika kemasan (packaging).

Selain masalah kualitas dan tampilan produk, harga jual juga menjadi perhatian utama. Celni mengingatkan para pelaku usaha untuk menyesuaikan penetapan harga agar tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat yang berkunjung.

“Dari sisi harga juga harus terjangkau, mengingat pengunjung Teras Samarinda berasal dari berbagai kalangan. Jadi sebisa mungkin disesuaikan dengan kemampuan kantong masyarakat,” imbuhnya.

Baca juga  Kutim Jaga Stabilitas: Gaji ASN Jadi Komitmen yang Tidak Bisa Ditawar

Terkait kapasitas penampungan pelaku usaha di lokasi Teras Samarinda Tahap 2, Celni memprediksi jumlah tenant yang dapat diakomodasi relatif terbatas, yakni sekitar 10 pelaku UMKM.

Celni memperkirakan pengoperasian secara menyeluruh bagi para pelaku UMKM baru dapat terealisasi secara optimal pada tahun 2027. Hal ini lantaran proyek tersebut masih dalam tahap penyelesaian akhir.

“Kemungkinan beroperasional di tahun 2027 karena saat ini masih dikejar pengerjaan finishing dan perbaikan hingga akhir tahun,” pungkas Celni. (ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dampak Karhutla Lebih Terasa, Celni Dorong Pemerintah Pusat Naikan Status jadi Bencana Nasional

Advertorial

DPRD Samarinda Kembali Gelar RDP Bahas Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Edukasi Warga Soal Mekanisme Realisasi Usulan dalam Reses

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Gaji Guru TK/PAUD Belum jadi Perhatian Pemerintah

Advertorial

Banyak Warga Ikut Terdampak Pembangunan Hotel di Kelurahan SPD, DPRD Samarinda Bakal Panggil Instansi Terkait

Advertorial

Pembebasan Lahan Berujung Bermasalah, DPRD Samarinda Minta PUPR Selesaikan Administrasi Sebelum Proyek Dijalankan

Advertorial

Seorang Anak Jatuh dari Hotel, DPRD Samarinda Minta Fasilitas Pengamanan Harus Dievaluasi Sesuai Standar

Kaltim

GERAM Kecewa Respons Rudy Mas’ud, Persoalan BBM hingga Listrik Dinilai Belum Terjawab