Bentangkaltim.com, Samarinda– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang akan menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengisi kawasan Teras Samarinda tahap II.
Celni menegaskan bahwa DPRD Kota Samarinda sangat mendukung keterlibatan UMKM lokal dalam menghidupkan ikon baru Kota Samarinda tersebut. Namun, ia memberikan catatan khusus kepada Pemkot Samarinda agar melakukan proses seleksi atau kurasi yang ketat terhadap para calon pelaku usaha.
Sebagaimana diketahui, Pemkot berencana meletakan UMKM di kawasan Dermaga Mahakam Ilir, di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan (Dishub). Blok-blok tenan juga terlihat telah disediakan, tinggal menunggu UMKM mulai berjualan.
“Kami sangat mendukung, tetapi tata cara pengelolaan harus diperhatikan. Kita berharap Pemkot melakukan kurasi,” kata Celni, Rabu (21/10/2026).
Berdasarkan pengalamannya yang rutin menyelenggarakan kegiatan UMKM di Samarinda, minat dan daya tarik masyarakat sangat dipengaruhi oleh kualitas rasa, kebersihan, hingga estetika kemasan (packaging).
Selain masalah kualitas dan tampilan produk, harga jual juga menjadi perhatian utama. Celni mengingatkan para pelaku usaha untuk menyesuaikan penetapan harga agar tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat yang berkunjung.
“Dari sisi harga juga harus terjangkau, mengingat pengunjung Teras Samarinda berasal dari berbagai kalangan. Jadi sebisa mungkin disesuaikan dengan kemampuan kantong masyarakat,” imbuhnya.
Terkait kapasitas penampungan pelaku usaha di lokasi Teras Samarinda Tahap 2, Celni memprediksi jumlah tenant yang dapat diakomodasi relatif terbatas, yakni sekitar 10 pelaku UMKM.
Celni memperkirakan pengoperasian secara menyeluruh bagi para pelaku UMKM baru dapat terealisasi secara optimal pada tahun 2027. Hal ini lantaran proyek tersebut masih dalam tahap penyelesaian akhir.
“Kemungkinan beroperasional di tahun 2027 karena saat ini masih dikejar pengerjaan finishing dan perbaikan hingga akhir tahun,” pungkas Celni. (ard/lal/adv)









