Home / Bontang

Rabu, 3 Juli 2024 - 20:16 WIB

Usulan Pembangunan di Wilayah Satimpo Bakal Dikerjakan Tahun ini, Bakal Libatkan Pekerja Lokal

Bentangkaltim, Bontang – Kelurahan Satimpo bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) telah melakukan peninjauan lapangan meninjau dibeberapa lokasi untuk pembangunan dan perbaikan infrakstuktur yang bakal dikerjakan tahun ini.

Dalam hal ini, Lurah Satimpo Maryono mengatakan bahwa akan ada 4 pembangunan di Kelurahan Satimpo.

“Iya ada 4 pembangunan infrakstuktur yang bakal dikerjakan tahun ini, insyaallah semua pekerjanya bakal dari warga Satimpo,” ucap Maryono saat diwawancara oleh redaksi Bentangkaltim, Rabu (3/7/2024).

Alasan Maryono menggunakan tenaga kerja dilokal khususnya warga Satimpo adalah, biar semua elemen bersinergi dalam pembangunan dan kemajuan di Satimpo.

“Pemerintah dan Kelurahan bersinergi dalam meninjau apa saja yang mau dibangun, dan Satimpo bersama masyarakat bersinergi agar tali silaturahmi semakin erat dan juga bisa mengurangi angka pengangguran. Ya intinya win-win solution lah, warga senang dan untung, Pemkot juga ga kerepotan,” sebutnya.

Baca juga  Heri Kritik Pemanfaatan APBD-P 2024, Kasus Gizi Buruk Masih Menghantui

Sebagai informasi, pembangunan tersebut meliputi RT 15, RT 22, RT 24, dan RT 21.

Diketahui, usulan untuk pembangunan di Satimpo berupa pengecoran jalan hingga pembuatan turap parit. Khusus di RT 24 warga meminta untuk pengecoran Jalan Delima. Pasalnya akses ini sudah dibuatkan badan jalan sejak lima tahun lalu.

“Warga minta badan jalan yang sudah ada dicor, panjang jalan yang dicor sekira 24 meter dengan lebar empat meter. Pengerjaan ini diperlukan untuk memberikan kenyamanan akses warga,” ujarnya.

Sementara di RT 22 menyasar area depan Kantor Kelurahan Satimpo.

Baca juga  Masuk Tahap Relokasi, Tahun Ini SDN 007 Guntung Akan Bangun Gedung Baru

“Warga mengusulkan untuk pembuatan akses samping pujasera. Panjang jalan 25 meter pengecoran dengan lebar 3,5 meter. Sebelumnya tidak ada jalan. Pemerintah belum bisa masuk karena masih asetnya perusahaan,” terangnya.

Sedangkan untuk RT 21 dan RT 15 juga bakal dilakukan hal yang sama yaitu penurapan parit.

“Untuk RT 21 juga bakal dilakukan pengecoran jalan. Tepatnya akses penghubung Jalan Jati 1 dan Gang Tanjung. Panjang jalan sekira 35 meter lebarnya di atas tiga meter. Sedangkan untuk RT 15 bakal ada penurapan parit,” tandasnya.

Kelurahan pun melakukan pendataan. Terhadap akses yang belum dilakukan semeninsasi. Kemudian data itu dibawa saat musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan. (han)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur