Home / Advertorial / Bontang

Selasa, 8 Oktober 2024 - 19:53 WIB

Yassier Arafat: Buka Peluang Kerja untuk Atasi Masalah Narkoba

 

Bentangkaltim.com, Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang, Yassier Arafat, menyarankan agar Pemerintah Kota Bontang membuka peluang kerja sebanyak-banyaknya dalam rangka mengurangi permasalahan narkotika yang kian marak. Menurut Yassier, permasalahan ekonomi menjadi penyebab utama masyarakat terlibat dalam peredaran narkoba.

Yassier menekankan bahwa fokus utama dalam pemberantasan narkoba seharusnya diarahkan pada para pengedar, bukan pengguna. “Kalau penggunanya, cukup diberikan rehabilitasi. Kalau mau ditangkap, tangkap saja pengedarnya,” ujar Yassier dalam keterangannya melalui sambungan telepon belum lama ini.

Lebih lanjut, Yassier menjelaskan bahwa tingginya angka kriminalitas di Bontang disebabkan oleh kurangnya pendapatan tetap dan pekerjaan yang memadai bagi masyarakat, terutama mereka yang sudah berkeluarga. Banyak dari mereka yang akhirnya mengambil jalan pintas dengan terlibat dalam penjualan narkoba sebagai cara cepat mendapatkan uang. Namun, dia mengingatkan bahwa keuntungan dari narkoba tidak memberikan ketenangan.

Baca juga  Strategi Pembangunan 2026: PUPR Kutim Targetkan Penguatan Infrastruktur Dasar

“Ayo kita galakkan penciptaan lapangan pekerjaan. Memang tidak mudah, tapi yang penting ada langkah awal,” tegasnya.

Salah satu kendala yang dihadapi saat ini, menurut Yassier, adalah persyaratan pekerjaan yang sering kali sulit dipenuhi oleh para pencari kerja. Pendidikan, pengalaman, dan keterampilan menjadi syarat utama yang sulit dijangkau oleh banyak orang.

Baca juga  DPRD Bontang Dukung Musrenbang Pemuda, Winardi: Aspirasi Anak Muda Harus Masuk dalam Perencanaan Pembangunan

Untuk itu, Yassier menyarankan perlunya peningkatan keterampilan melalui pelatihan. Namun, dia menekankan pentingnya memastikan bahwa pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah tidak berakhir sia-sia, melainkan harus terhubung dengan kebutuhan industri.

“Pemerintah seharusnya bekerja sama dengan perusahaan untuk menciptakan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja, sehingga peserta pelatihan dapat langsung direkrut,” jelasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya.(tri/adv)

Share :

Baca Juga

Bontang

Kontraktor Jargas Pastikan Akan Selesaikan Instalasi Jargas di Wilayah yang Belum Selesai

Bontang

Jelang HUT ke-81 RI, Roller Tiang Bendera di Lapangan Lang-Lang Rusak, Damkar Turun Tangan Perbaiki

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina

Advertorial

Sejumlah Ruas Jalan di Palaran Masih Gelap, DPRD Samarinda Dorong Percepatan PJU

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Polemik Dapur MBG Diselesaikan Secara Clear and Clean

Advertorial

DPRD Samarinda: Rencana Pemindahan Aktivitas Pelabuhan Masih Sebatas Arah Kebijakan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda: Aksi Boti Hunter Jangan Sampai Berujung Persekusi