Home / Bontang

Rabu, 12 November 2025 - 06:13 WIB

4 Tersangka Pengedar Sabu di Wilayah Bontang-Kutim Berhasil Diamankan, Polisi Buru “Bos Besar”

Bentangkaltim.com, BONTANG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang berhasil mengamankan keempat tersangka dalam pengedaran sabu yang beroperasi di wilayah Bontang – Kutai Timur (Kutim). Hal ini disampaikan saat kegiatan konferensi pers berlangsung, Selasa (11/11/2025).

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano
mengungkapkan, para pelaku menjual sabu secara terbatas kepada orang-orang tertentu atau dalam lingkaran terdekat yang dianggap berpotensi menjadi pelanggan.

“Wilayahnya acak, sekitar Bontang dan Kutim. Mereka menawarkan perlahan agar pembeli yang sudah pernah transaksi kembali memesan, bahkan ikut mengenalkan ke orang lain,” katanya.

Diketahui, keempat tersangka tersebut mencoba cari keuntungan dari bisnis sabu, yang dimana bisnis haram ini baru mereka jalankan sekitar dua tahun. Keempat tersangka meliputi RW alias WW (22), SY alias AS (45), SP alias WD (35), dan DI alias PT (35).

Modus transaksi dilakukan dengan dua cara, yakni sistem jejak atau bertemu langsung. Para tersangka menjual sabu seharga sekitar Rp600 ribu per paket kecil.

“Keuntungan mereka masih kami dalami. Yang jelas, jaringan ini sudah kami bongkar dan aktivitasnya berhasil dihentikan,” tegasnya.

Baca juga  Kutim Bangun Sistem Cerdas Tangani Ledakan Sampah Harian

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano mengatakan bahwa keseluruhan penangkapan tersangka di lokasi yang berbeda-beda. Seperti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, di Jalan Soekarno-Hatta, Gang Bandung IV, Bontang Barat. Polisi mengamankan seorang berinisial RW alias WW (22) Dengan barang bukti 3 bungkus sabu seberat 1,52 gram.

Untuk TKP kedua, tersangka lainnya yang berhasil diamankan yakni SY alias AS (45) dengan SP alias WD (35), yang diamankan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, Kutim.

“Barang bukti SP alias WD berupa 39 bungkus sabu dengan berat 24,79 gram serta dengan satu unit handphone merek Oppo. Kalau SY alias AS mengakui sebagai pengedar serta perantara dalam transaksi sabu,” imbuhnya.

Selanjutnya di TKP terakhir, DI alias PT (35) berhasil diamankan di Jalan Kapal Pinisi 7, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, dengan barang bukti satu unit handphone merek Oppo.

Dalam hal ini, tersangka berinisial SP diduga memiliki hubungan langsung dengan sang pemasok. SP berperan sebagai perantara yang kemudian mendistribusikan sabu tersebut kepada tiga rekannya untuk diedarkan di wilayah Bontang.

Baca juga  Diresmikan Sejak Maret, Pabrik Kaltim Amonium Nitrat Sukses Capai 37 Persen Target Produksi Tahunan

“Kalau peran DI alias PT ini merupakan penghubung jaringan, yang menyalurkan sabu ke SP alias WD,” ungkapnya.

Keempat tersangka pun mengakui, barang yang mereka dapatkan dari inisial atau panggilan ‘Si Bos’. Pengambilan barang dilakukan dengan sistem jejak.

“Si Bos masih kami buru. Berdasarkan keterangan tersangka, mereka berkomunikasi menggunakan saluran khusus yang sulit dilacak. Kami hanya menemukan jejak komunikasi yang mengarah ke pemasok itu,” ujar Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Resnarkoba AKP Rihard

Keempat tersangka kini telah ditahan di Mapolres Bontang untuk proses hukum lebih lanjut.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(han)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Bontang

Bontang Kuala Bergejolak Soal Retribusi, Pelaku UMKM Khawatir Pengunjung Menurun

Bontang

Festival Kampung Bawis Berbas Pantai Meriah, Balap Ketinting Jadi Primadona

Bontang

PWI Bontang Audiensi ke Badak LNG, Apresiasi Dukungan Berkelanjutan untuk Program Pers

Advertorial

Usung Semangat Kartini, Srikandi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Bontang

Pengurus PWI Bontang Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Dorong Wartawan Profesional dan Berintegritas

Bontang

Neni Moerniaeni Dorong Kurban Mandiri, OPD Tak Lagi Gunakan APBD

Bontang

Kenaikan LPG Nonsubsidi Tekan Daya Beli Warga Bontang