Home / Advertorial / Bontang

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:08 WIB

DPRD Bontang Soroti Angka Stunting Tinggi, Sumardi Minta Penanganan Serius

Bentangkaltim.com, Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi, menyoroti tingginya angka stunting di wilayah Bontang yang masih berada di angka 20,7 persen, jauh di atas target nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 14 persen pada 2024. Menurutnya, percepatan penanganan stunting harus menjadi prioritas utama dengan melibatkan semua pihak untuk mencapai target tersebut.

“Stunting ini harus ditangani serius. Semua pihak harus bekerja sama dan bersinergi melakukan percepatan penurunan stunting,” ujar Sumardi, Rabu (9/10/2024).

Ia menekankan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bontang harus menjalankan tugas mereka dengan optimal. Menurutnya, pengalokasian anggaran untuk stunting perlu lebih tepat sasaran demi mendukung upaya penurunan angka stunting secara efektif.

Baca juga  Bukan Sekadar Peta, DPRD Bontang Cegah Potensi Konflik dalam Pembahasan RTRW

“Jika ada anggaran yang tidak pada tempatnya, sebaiknya dialihkan untuk penanganan stunting,” tambah Sumardi.

Menanggapi program Pemerintah Kota Bontang yang memberikan telur kepada balita yang terdiagnosa stunting, Sumardi berpendapat bahwa program tersebut bersifat sementara dan tidak cukup untuk mengatasi akar permasalahan stunting. Ia juga menegaskan pentingnya pendataan dan pemetaan yang akurat terkait kasus stunting di berbagai wilayah.

“Jika wilayah pesisir Bontang memiliki kasus stunting terbanyak, maka penanganan dan pendampingan di area tersebut harus diprioritaskan. Dana stunting perlu dialokasikan secara tepat untuk wilayah yang paling membutuhkan,” ungkapnya.

Baca juga  Ribuan Warga Padati Closing Ceremony Pekan Pemuda KNPI Kutai Timur 2025

Sumardi optimis Bontang mampu mencapai target nasional penurunan stunting mengingat luas wilayahnya yang tidak terlalu besar dan ketersediaan anggaran yang cukup. Selain itu, dukungan dari berbagai perusahaan di Bontang terhadap penanganan stunting juga menjadi faktor penting.

“Kita harus fokus menangani wilayah pesisir agar Bontang bisa bebas dari stunting, sehingga anak-anak kita dapat tumbuh sehat dan cerdas, menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” tutup Sumardi.(tri/adv)

Share :

Baca Juga

Bontang

Seminar Pencegahan Seks Bebas dan LGBT di Kalangan Pelajar: Bentuk Keprihatinan Kondisi Pergaulan Bebas Remaja

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Bontang

Lahan Dekat Permukiman di Satimpo Terbakar, Petugas Damkar Sukses Padamkan Api

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Bontang

Kontraktor Jargas Pastikan Akan Selesaikan Instalasi Jargas di Wilayah yang Belum Selesai

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Bontang

Jelang HUT ke-81 RI, Roller Tiang Bendera di Lapangan Lang-Lang Rusak, Damkar Turun Tangan Perbaiki