Home / Advertorial / Bontang

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:34 WIB

Komisi B DPRD Bontang Soroti Tata Kelola Kapal Ro-Ro PT AUJ, Rustam: Jangan Terus Jadi Beban Daerah

KM Bontang Expres II yang merupakan aset Kota Bontang saat ini terancam disita pasca putusan BANI. (Bentangkaltim.com/asr))

KM Bontang Expres II yang merupakan aset Kota Bontang saat ini terancam disita pasca putusan BANI. (Bentangkaltim.com/asr))

Bentangkaltim.com, Bontang – Tata kelola bisnis kapal Ro-Ro yang dikelola PT Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) mendapat sorotan Komisi B DPRD Bontang. Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam menuturkan, aset milik pemerintah daerah tersebut belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah.

Rustam mengatakan pengelolaan bisnis kapal Ro-Ro selama ini justru lebih banyak memunculkan persoalan dibandingkan manfaat bagi pemerintah daerah. “Harus ada pembenahan tata kelolanya. Jangan sampai aset daerah terus menjadi beban,” katanya.

Ia menyebut hingga kini pemerintah daerah belum memperoleh dividen yang signifikan dari pengelolaan kapal tersebut. Padahal kapal Ro-Ro merupakan salah satu aset yang diharapkan mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga  Anggota DPRD Bontang Yassier Arafat: Peningkatan Peluang Kerja, Solusi Atasi Masalah Narkoba

Menurut Politisi Golkar tersebut, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan terhadap sistem bisnis maupun standar operasional perusahaan. Ia berharap Dewan Pengawas PT AUJ mengambil peran lebih aktif dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja perusahaan.

“Saya berharap Dewan Pengawas ikut turun tangan melakukan evaluasi agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Baca juga  Solaria Buka Gerai Pertama di Citimall Bontang, Diperkirakan Rampung September 2024

Rustam juga menilai tata kelola perusahaan harus diperbaiki agar aset pemerintah dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal. Ia mengingatkan bahwa tujuan pembentukan BUMD adalah menghasilkan keuntungan bagi daerah, bukan justru menjadi sumber persoalan berkepanjangan.

Selain evaluasi manajemen, Rustam menilai seluruh aspek operasional perusahaan perlu diperbaiki agar pengelolaan aset berjalan lebih profesional. “Yang dibutuhkan sekarang adalah pembenahan tata kelola supaya perusahaan bisa memberikan manfaat kepada daerah,” tegasnya. (asr/adv DPRD Bontang)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Komisi A DPRD Bontang Dukung Skema Patungan Perusahaan untuk Jamin Peserta BPJS yang Dinonaktifkan

Advertorial

Regenerasi Atlet Bulutangkis Berprestasi, Pupuk Kaltim Hadirkan Sirnas C Open 2026

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Minta DLH Tutup TPS Swasta Ilegal, Pembakaran Sampah Dinilai Membahayakan Warga

Advertorial

Rustam Soroti Kurang Salur DBH Migas, Nilai Hak Bontang Jangan Sampai Berkurang

Advertorial

Raperda Penyertaan Modal BME Ditarget Rampung Awal Agustus, DPRD Bontang Fokus Tertibkan Aset Daerah

Advertorial

Komisi A DPRD Bontang Apresiasi Damkar Bantu Warga Bontang Kuala Saat Rob

Bontang

Pembagian Seragam Sekolah Gratis Mulai Berjalan, Pemkot Bontang Ringankan Beban Orang Tua Jelang Tahun Ajaran Baru

Advertorial

Heri Keswanto Minta Usulan Perluasan Permukiman Masuk Pembahasan RTRW Bontang