Home / Advertorial / Kaltim

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:24 WIB

DPRD Samarinda Sebut Hari Anak Nasional Sebagai Momentum Ciptakan Lingkungan yang Aman Bagi Anak-anak

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Bentangkaltim.com/ist).

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang jatuh pada Kamis (23/07/2026) menjadi momen bagi kalangan DPRD Kota Samarinda untuk mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap anak.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan masih ada sebagian orang tua yang keliru memandang kehadiran anak sebagai beban, padahal semestinya anak dipandang sebagai aset yang harus dijaga dan ditumbuhkembangkan.

“Kadang-kadang ada orang tua yang memandang anak itu sebagai beban, padahal anak itu adalah aset yang harus kita jaga dan tumbuh kembangkan, karena merekalah yang nanti akan menggantikan peran orang tua yang ada saat ini,” kata Abdul Rohim, Kamis (23/07/2026).

Baca juga  Berbagi Berkah Ramadhan 2026, Citimall Bontang Ajak 50 Anak Yatim Piatu Wisata ke Mall

Dia menekankan, selain pemenuhan kebutuhan materiil, kehadiran orang tua secara utuh dalam kehidupan anak menjadi hal yang tidak kalah penting.

Menurutnya, Indonesia masih menghadapi persoalan fatherless, yakni kondisi anak yang kehilangan sosok dan peran ayah dalam kehidupannya meski secara fisik masih ada.

“Anak-anak itu merasa kehilangan eksistensi ayahnya dalam kehidupan mereka. Anak harus dipandang sebagai aset, dan orang tua harus hadir dalam kehidupan anak-anaknya,” ujarnya.

Abdul Rohim berharap peringatan Hari Anak Nasional tahun ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga hingga pemerintah, untuk lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak secara utuh, baik dari sisi fisik, psikologis, maupun emosional.

Baca juga  Pemkab PPU Siapkan Anggaran Rp4,3 Miliar untuk Bantu Pendidikan Ribuan Siswa Baru

Hari Anak Nasional pertama kali diperingati pada 1984 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984, dengan tujuan mendorong perhatian dan kepedulian seluruh pihak terhadap pemenuhan hak-hak anak Indonesia.

Isu fatherless belakangan menjadi perhatian sejumlah kalangan di Indonesia, termasuk psikolog dan pemerhati anak, yang menyoroti dampaknya terhadap perkembangan psikologis dan emosional anak dalam jangka panjang.

Dengan semangat Hari Anak Nasional 2026, DPRD Samarinda berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga keluarga, dapat bersinergi menciptakan lingkungan yang benar-benar ramah dan mendukung tumbuh kembang anak di Kota Samarinda.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian