Bentangkaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Elnatan Pasambe, menanggapi isu yang berkembang terkait rencana pemindahan sebagian aktivitas pelabuhan di Kota Samarinda.
Dia menyebut rencana tersebut sejauh ini baru sebatas arah kebijakan dan belum memiliki kepastian teknis maupun jadwal pembangunan.
Elnatan menjelaskan bahwa dewan belum menerima informasi resmi mengenai detail rencana pemindahan aktivitas pelabuhan yang disebut-sebut akan berdampak pada aktivitas produksi dan distribusi barang di wilayah tersebut.
“Belum ada informasi yang pasti, tapi arahnya akan ke sana,” ujarnya singkat.
Dia menegaskan meski arah kebijakan sudah mulai mengemuka, hal itu belum masuk dalam tahap perencanaan pembangunan fisik. Menurutnya, program tersebut baru sebatas wacana dan program jangka panjang.
“Untuk pembangunannya masih belum ada, tapi itu sudah program,” katanya.
Elnatan mengatakan Komisi III akan terus memantau perkembangan rencana tersebut, mengingat pemindahan aktivitas pelabuhan berpotensi berdampak luas terhadap tata ruang kota, arus logistik, hingga aktivitas ekonomi warga di sekitar kawasan pelabuhan.
Dia menambahkan, DPRD akan meminta penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang begitu ada informasi resmi mengenai rencana tersebut, agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
Pelabuhan di Kota Samarinda selama ini menjadi salah satu simpul penting distribusi logistik dan hasil tambang di wilayah Kalimantan Timur, sehingga setiap rencana perubahan tata kelola pelabuhan disebut memerlukan kajian matang agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi daerah.
DPRD Samarinda menegaskan akan mengawal isu ini dan mendorong keterbukaan informasi dari instansi terkait begitu rencana tersebut memasuki tahap yang lebih konkret.
(ard/lal/adv)









