Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Cuaca Panas Semakin Panjang, Potensi Karhutla Bakal Terjadi, DPRD Samarinda Imbuh Warga Jaga Lingkungan

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah. (Bentangkaltim.com/ist).

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menyiapkan anggaran untuk menghadapi kondisi darurat bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah menilai dukungan anggaran perlu dibarengi keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran sejak awal.

Menurut Helmi, karhutla masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Samarinda. Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah maupun petugas kebencanaan.

“Kalau bicara masalah karhutla, saya kira bukan hanya di Samarinda saja, hampir seluruh Kaltim. Yang baru-baru ini kan dari Kutai Kartanegara itu terjadi kebakaran yang luar biasa,” ujar Helmi.

Baca juga  Dispora Kaltim Apresiasi Para Pemenang Lomba Seni, Harapkan Peserta Meningkat di Tahun Selanjutnya

Ia mengatakan pemerintah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengalokasikan anggaran tanggap darurat sebagai bentuk kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

Sebagaimana diketahui, Pemkot Samarinda telah menganggarkan sekitar Rp2,5 miliar dana Belanja Tak Terduga (BTT) yang ditujukan untuk penanganan bencana kekeringan dan karhutla.

Kendati demikian, Helmi menilai langkah pencegahan di tingkat masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam menekan risiko karhutla. Terlebih, sejumlah kawasan memiliki potensi menjadi titik rawan apabila tidak dikelola dengan baik.

Dia meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan rutin membersihkan kawasan yang berpotensi menjadi lokasi munculnya api.

Selain itu, warga yang memiliki lahan perkebunan maupun sawah diingatkan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Aktivitas tersebut dinilai dapat memicu kebakaran yang lebih luas apabila tidak terkendali.

Baca juga  STY : Keputusan Bias, Wasit Memalukan

Helmi menegaskan pencegahan karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, BPBD dan masyarakat. Kesadaran warga dalam mengelola lingkungan dinilai menjadi langkah awal untuk mencegah kebakaran sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Kendati demikian, Politisi Gerindra ini mengimbau agar masyarakat tidak membakar sampah dan lahan disaat kondisi kekeringan seperti ini.

Begitu juga dia meminta agar masyarakat aktif untuk menjaga lingkungan sekitar di masing-masing wilayah untuk melakukan pencegahan Karhutla. (ard/lal/adv).

Share :

Baca Juga

Kaltim

Pemprov Kaltim Akui Tindakan Ajudan Gubernur terhadap Demonstran Keliru

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Desak Pemkot Lewat TPID Segera Mitigasi Inflasi di Tengah Gejolak Kelangkaan BBM

Advertorial

Kedepankan Pengamanan dan Kepercayaan Publik, DPRD Samarinda Dorong Pasang CCTV di Lokasi Parkir dan Faslik

Advertorial

Bisnis Perhotelan Kian Terpuruk Imbas Kebijakan Efisiensi, DPRD Samarinda Dorong Inovasi Bisnis Promosi Parwisata jadi Peluang Ekonomi Baru

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Dorong Pemkot Berinovasi Dongkrak PAD di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Transformasi Skema Ekonomi Bisnis Segera Dikonsepkan

Advertorial

Sambut Baik Investasi Transportasi Massal, DPRD Samarinda Tekankan Keseimbangan Skema Bisnis

Advertorial

Ketua Komisi I Sebut Pemekaran Samarinda Utara Dinilai Penting untuk Permudah Pelayanan Masyarakat