Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Sambut Baik Investasi Transportasi Massal, DPRD Samarinda Tekankan Keseimbangan Skema Bisnis

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan. (Bentangkaltim.com/ist).

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda menyambut baik investasi transportasi massal di Kota Tepian. Salah satunya adalah perusahaan trasportasi Blue Bird Group. Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan. Meski begitu, dia menakankan menerima investasi dengan skema bisnis yang saling menguntungkan dan tidak mematikan transportasi lokal.

Dia meyakini, kehadiran operator profesional dapat mendorong standar pelayanan yang lebih aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat Samarinda.

“Pada prinsipnya, kami sangat terbuka dan mendukung masuknya investasi untuk kemajuan kota,” kata Viktor.

Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan regulasi yang berkeadilan, di mana pengusaha dan pengemudi lokal yang sudah bertahan puluhan tahun tetap dilindungi serta diberdayakan.

Baca juga  Sekwan Persiapkan Seremonial Untuk Pelantikan Anggota DPRD 2024-2029

Politisi Demokrat ini menyoroti bahwa kehadiran operator baru tidak boleh dipandang sebagai ancaman mematikan bagi angkot lokal, melainkan sebagai pemicu untuk melakukan benah diri.

Saat ini, para pengemudi angkot konvensional memang berhadapan dengan tantangan berat, mulai dari tingginya biaya operasional, penyusutan jumlah penumpang, hingga peremajaan armada yang tertunda.

Sebagai solusi konkrit, DPRD Kota Samarinda mendorong pemeritnah kota untuk mengadopsi skema penataan transportasi sukses yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat.

Baca juga  Pembagian Seragam Sekolah Gratis Mulai Berjalan, Pemkot Bontang Ringankan Beban Orang Tua Jelang Tahun Ajaran Baru

Di Bogor, dijelaskan Viktor, bahwa transportasi konvensional tidak disingkirkan, melainkan direvitalisasi melalui peremajaan armada, penataan ulang rute/koridor, serta perbaikan manajemen operasional secara menyeluruh.

“Pola pemberdayaan seperti inilah yang harus dicontoh pemerintah kota,” tegasnya.

Dengan integrasi rute yang presisi dan pembinaan manajemen, angkot lokal dinilai dapat berfungsi sebagai pengumpan (feeder) yang efektif bagi moda transportasi modern.

Keseimbangan ini diyakini tidak hanya mempertahankan mata pencaharian sopir angkot lokal, tetapi juga menghadirkan ekosistem transportasi publik yang humanis, teratur, dan berdaya saing tinggi bagi seluruh warga Kota Samarinda. (ard/lal/adv).

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Desak Pemkot Lewat TPID Segera Mitigasi Inflasi di Tengah Gejolak Kelangkaan BBM

Advertorial

Kedepankan Pengamanan dan Kepercayaan Publik, DPRD Samarinda Dorong Pasang CCTV di Lokasi Parkir dan Faslik

Advertorial

Bisnis Perhotelan Kian Terpuruk Imbas Kebijakan Efisiensi, DPRD Samarinda Dorong Inovasi Bisnis Promosi Parwisata jadi Peluang Ekonomi Baru

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Dorong Pemkot Berinovasi Dongkrak PAD di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Transformasi Skema Ekonomi Bisnis Segera Dikonsepkan

Advertorial

Ketua Komisi I Sebut Pemekaran Samarinda Utara Dinilai Penting untuk Permudah Pelayanan Masyarakat

Advertorial

BBM di SPBU Banyak yang Kosong hingga Antrian Masih Terjadi, DPRD Samarinda Minta Tambahan Kuota

Advertorial

Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Perhatian DPRD Samarinda