Home / Advertorial / Bontang

Jumat, 19 September 2025 - 05:04 WIB

Disdikbud Bontang Ikut Lomba GAGAS 2025, Dorong Pentingnya Tata Kelola Arsip

Disdikbud Bontang Ikut Lomba GAGAS 2025, Dorong Pentingnya Tata Kelola Arsip (Foto: Dok Disdikbud Bontang)

Disdikbud Bontang Ikut Lomba GAGAS 2025, Dorong Pentingnya Tata Kelola Arsip (Foto: Dok Disdikbud Bontang)

Bentangkaltim, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam tata kelola kearsipan. Tahun ini, Disdikbud terpilih menjadi salah satu dari 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhak memaparkan inovasi dan strategi pengelolaan arsip pada ajang Good Archival Governance Awards (GAGAS) 2025.

Kegiatan rutin yang digelar setiap tahun oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang ini diikuti OPD yang dinyatakan lolos audit internal kearsipan. Disdikbud menjadi salah satu instansi besar yang lolos seleksi, bersanding dengan OPD lainnya untuk mempresentasikan tata kelola arsip yang telah dilakukan.

Dalam paparannya, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Disdikbud Bontang, Saparudin, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikbud Kota Bontang, Yuti Nurhayati, Disdikbud menegaskan dunia pendidikan memiliki cakupan yang sangat luas, mulai dari pendidikan dasar, PAUD, TK, SD, SMP, baik negeri maupun swasta, hingga pendidikan nonformal seperti kesetaraan.

Baca juga  Setelah Tertunda Karena Perizinan, Mie Gacoan Bontang Resmi Dibuka Hari Ini

Setiap sektor memiliki tantangan pengelolaan tersendiri, tidak hanya menyangkut guru dan siswa, tetapi juga kurikulum, sarana-prasarana, hingga administrasi pendidikan. Yuti mengaku bersyukur dapat dipercaya kembali dan masuk dalam 10 besar OPD diundang melakukan persentase

“Kalau di OPD lain ada yang fokus pada ASN, infrastruktur, atau keuangan. Kalau di kami (Disdikbud Bontang, Red.) semuanya ada. Kami mengelola guru dan tenaga kependidikan, sarpras sekolah, hingga ratusan satuan pendidikan yang ada di Bontang. Karena itu, arsip menjadi bagian penting yang melekat pada setiap kegiatan,” terang Yuti saat dikonfirmasi melalui via telepon WhatsApp (WA) usai presentasi, Rabu (17/9/2025).

Lebih lanjut, ia menambahkan, arsip berperan besar dalam menjaga akuntabilitas kerja. Mengingat kompleksitas tugas yang diemban, arsip tidak hanya menjadi catatan administratif, tetapi juga landasan untuk melangkah dalam menyusun program maupun evaluasi kebijakan pendidikan di Kota Taman.

Dalam sesi presentasi, dewan juri turut memberikan beberapa pertanyaan. Salah satunya terkait implementasi tema lomba tahun ini, yakni penyelamatan arsip melalui kegiatan penyerahan arsip statis. Menurutnya, hal tersebut telah dijalankan secara bertahap agar arsip penting dapat terdokumentasi dengan baik dan berkelanjutan.

Baca juga  Pemkab Kutim Pastikan Dana Rp250 Juta per RT Tetap Jadi Prioritas

Yuti juga menuturkan, dalam proses presentasi, penilaian memang memiliki bobot berbeda sesuai dengan jabatan. Kepala dinas mendapatkan nilai awal 100, sekretaris 90, dan kepala bidang 80. Sebelum kemudian dinilai lebih lanjut berdasarkan bobot materi yang dipaparkan.

Kendati demikian, Disdikbud Bontang menegaskan target utama bukanlah semata-mata meraih juara, melainkan menumbuhkan semangat bersama dalam mengelola arsip dengan baik. Arsip bukan sekadar formalitas, tapi menjadi bagian penting yang mendukung kinerja OPD, khususnya di lingkungan Disdikbud Bontang.

“Prinsipnya, di mana pun kami bergerak, arsip selalu melekat. Itu sebabnya kami terus mendorong agar seluruh bidang di Disdikbud Kota Bontang sadar akan pentingnya kearsipan,” tutupnya. (Jay/Adv).

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur