Bentangkaltim.com, Bontang – Kursi pimpinan DPRD Bontang kini menjadi bagian dari perjalanan politik Joni Alla’ Padang. Politikus PDI Perjuangan itu resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Bontang dalam rapat paripurna, Selasa (1/9/2026).
Joni menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati almarhum Maming. Sebelum masuk jajaran pimpinan dewan, ia menjalankan tugas sebagai Sekretaris Komisi C DPRD Bontang.
Perubahan posisi tersebut membuat tanggung jawab Joni ikut bertambah. Dari lingkup komisi, kini ia harus mengambil peran lebih luas dalam koordinasi kelembagaan DPRD sekaligus membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota Bontang.
Namun, bagi Joni, jabatan tersebut bukan sekadar kenaikan posisi politik. Ada amanah masyarakat yang menurutnya harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pertama-tama pasti saya bersyukur bisa ada kesempatan ini, sudah sampai di titik ini,” kata Joni seusai pelantikan.
Di awal masa tugasnya, Joni juga mengenang almarhum Maming. Ia berharap pengabdian pendahulunya selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Semoga pengabdian beliau sebelum itu boleh menjadi ladang ibadah bagi beliau untuk kemudian diterima di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Sebagai Wakil Ketua DPRD Bontang, Joni ingin memperkuat kerja kelembagaan melalui komunikasi dan kolaborasi dengan eksekutif. Menurut dia, hal tersebut menjadi bagian penting dalam mengawal pembangunan daerah.
“Bagaimana memaksimalkan kerja-kerja kelembagaan untuk berkolaborasi dengan eksekutif dalam proses mengawal pembangunan Kota Bontang ke depan,” jelasnya.
Joni menyadari jabatan barunya membawa tanggung jawab lebih besar. Ia pun menilai kemampuan mendengar aspirasi masyarakat menjadi bekal penting dalam menjalankan mandat tersebut.
“Kalau posisi senang, manusiawi pasti senang. Tetapi ada perasaan apakah tanggung jawab ini mampu saya jalankan sebagai amanah yang dititipkan masyarakat kepada saya,” tuturnya.
Baginya, sumpah jabatan bukan sekadar prosesi. Itu menjadi bentuk pertanggungjawaban selama mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Bontang.
“Mungkin sebagian orang memaknai ini sebagai prosesi atau rutinitas. Tetapi bagi saya, ini adalah pertanggungjawaban terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.(ASR/ADV DPRD BONTANG)









