Home / Advertorial / Kaltim

Selasa, 11 November 2025 - 10:20 WIB

Kaliorang Prioritaskan Pengerasan Jalan Sebelum Bangun Drainase Terpadu

Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kecamatan Kaliorang menegaskan bahwa peningkatan kualitas infrastruktur jalan masih menjadi agenda utama sebelum memasuki tahap pembangunan drainase secara menyeluruh di seluruh desa.

Kebijakan tersebut dipilih karena kondisi wilayah dinilai belum memiliki risiko banjir besar, sehingga pembenahan jalan dianggap sebagai pondasi dasar untuk mendukung pembangunan lanjutan yang lebih terukur.

Camat Kaliorang, Rusmono, menjelaskan bahwa persoalan genangan yang muncul selama ini tidak bersifat permanen.

“Air biasanya hanya menumpuk sebentar saat hujan deras, setelah itu surut kembali, jadi fokus awal tetap pada perbaikan jalan,” ujar Rusmono.

Baca juga  Usai Kasus Kekerasan Menimpa Seorang Murid, Walikota Usulkan Semua Sekolah di Bontang Pasang CCTV

Ia menuturkan bahwa kondisi desa-desa di Kaliorang relatif aman dari banjir besar, sehingga tidak ada urgensi untuk mempercepat pembangunan drainase sampai seluruh akses jalan berada dalam kondisi layak.

Menurutnya, penyemenan jalan menjadi fondasi penting yang sekaligus mempermudah proses pembangunan jaringan drainase nantinya agar lebih efektif dan berfungsi optimal.

Rusmono menambahkan bahwa pembangunan bertahap harus dilakukan dengan memperhatikan kemampuan anggaran dan prioritas kebutuhan masyarakat, terutama akses transportasi yang selama ini menjadi keluhan utama warga.

Setelah seluruh jalur utama di desa-desa mengalami peningkatan kualitas, barulah pemerintah kecamatan akan mengarahkan perhatian pada pembangunan saluran air.

Baca juga  Kebakaran Dini Hari Gegerkan Warga Berbas Pantai

Pada kesempatan yang sama, Rusmono menyampaikan bahwa pendekatan bertahap ini sekaligus menjadi strategi untuk menghindari pembangunan yang tidak tepat sasaran.

“Kalau jalannya belum kuat lalu drainase dibangun duluan, hasilnya tidak akan maksimal. Makanya semua kami susun sesuai urutan kebutuhan,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten agar rencana pembangunan berjalan konsisten dan sesuai jadwal.

Dengan pola pembangunan yang berkelanjutan, pemerintah Kaliorang berharap wilayah tersebut dapat memiliki infrastruktur yang lebih tertata, sekaligus meminimalkan potensi genangan dan masalah jalan rusak di masa mendatang.(ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Fraksi ADB Minta Penyertaan Modal BUMD Bontang Beri Manfaat Terukur dan Dividen Jelas

Advertorial

Fraksi ADB Minta APBD Bontang 2027 Perkuat Kebijakan Kesehatan Mental dan Cegah Bunuh Diri

Advertorial

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi ADB Soroti Kondisi Fiskal dan Ketergantungan Transfer

Advertorial

Fraksi PKB Soroti Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar di APBD Bontang 2027

Advertorial

APBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PKB Minta Belanja Berpihak ke Masyarakat

Advertorial

Winardi Soroti Anggaran Infrastruktur dan Pengendalian Banjir Bontang

Advertorial

Fraksi PDIP Soroti Rp402 Miliar Kurang Bayar DBH dalam RAPBD Bontang 2027

Advertorial

PAD Bontang 2027 Masih Bergantung Transfer, Fraksi PDIP Minta Strategi Lebih Terukur