Home / Advertorial / Bontang

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:34 WIB

Komisi B DPRD Bontang Soroti Tata Kelola Kapal Ro-Ro PT AUJ, Rustam: Jangan Terus Jadi Beban Daerah

KM Bontang Expres II yang merupakan aset Kota Bontang saat ini terancam disita pasca putusan BANI. (Bentangkaltim.com/asr))

KM Bontang Expres II yang merupakan aset Kota Bontang saat ini terancam disita pasca putusan BANI. (Bentangkaltim.com/asr))

Bentangkaltim.com, Bontang – Tata kelola bisnis kapal Ro-Ro yang dikelola PT Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) mendapat sorotan Komisi B DPRD Bontang. Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam menuturkan, aset milik pemerintah daerah tersebut belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah.

Rustam mengatakan pengelolaan bisnis kapal Ro-Ro selama ini justru lebih banyak memunculkan persoalan dibandingkan manfaat bagi pemerintah daerah. “Harus ada pembenahan tata kelolanya. Jangan sampai aset daerah terus menjadi beban,” katanya.

Ia menyebut hingga kini pemerintah daerah belum memperoleh dividen yang signifikan dari pengelolaan kapal tersebut. Padahal kapal Ro-Ro merupakan salah satu aset yang diharapkan mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga  Pesta Gol di Piala Dunia 2026, Prancis dan Argentina Kirim Sinyal Bahaya

Menurut Politisi Golkar tersebut, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan terhadap sistem bisnis maupun standar operasional perusahaan. Ia berharap Dewan Pengawas PT AUJ mengambil peran lebih aktif dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja perusahaan.

“Saya berharap Dewan Pengawas ikut turun tangan melakukan evaluasi agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Baca juga  Salurkan Beasiswa Madani Rp1,46 Miliar, Wujud Komitmen UPZ Pupuk Kaltim Bangun SDM Bontang yang Berkelanjutan

Rustam juga menilai tata kelola perusahaan harus diperbaiki agar aset pemerintah dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal. Ia mengingatkan bahwa tujuan pembentukan BUMD adalah menghasilkan keuntungan bagi daerah, bukan justru menjadi sumber persoalan berkepanjangan.

Selain evaluasi manajemen, Rustam menilai seluruh aspek operasional perusahaan perlu diperbaiki agar pengelolaan aset berjalan lebih profesional. “Yang dibutuhkan sekarang adalah pembenahan tata kelola supaya perusahaan bisa memberikan manfaat kepada daerah,” tegasnya. (asr/adv DPRD Bontang)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Bontang

PWI Bontang Gelar UKW Oktober Mendatang, Buka Kelas Muda hingga Utama

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Bontang

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00