Bentangkaltim, Bontang – Setelah terhenti selama setahun, pembangunan gedung Ruang Kelas Baru (RKB) di SMP Negeri 1 Kota Bontang kini kembali dilanjutkan dengan semangat baru. Nurhadi, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, mengungkapkan bahwa progres pembangunan tahun lalu sudah mencapai 73 persen, menunjukkan kemajuan signifikan meskipun sempat terkendala.
Gedung tiga lantai yang dirancang untuk menampung 12 rombongan belajar (rombel) ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar. “Insyaallah, pengerjaannya akan cepat selesai. Saat ini, pekerjaan yang tersisa adalah tahap finishing bangunan, pemasangan paving block di halaman, serta pengerjaan sistem drainase yang sangat penting untuk menjaga kelangsungan bangunan,” ujarnya pada Jumat (8/8/2025).
Nurhadi juga optimis proyek ini akan selesai lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan pada Desember 2025, sehingga dapat segera digunakan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Bontang, Riyanto, menyampaikan harapan besar agar pembangunan gedung segera rampung. Ia menerangkan kondisi kelas yang saat ini sangat terbatas, membuat sekolah harus memberlakukan sistem belajar dengan dua sif. “Kelas 9 masuk pada sif pagi, sementara kelas 7 dan 8 bergantian masuk pada sif siang. Kondisi ini tentu kurang ideal dan membatasi kenyamanan belajar siswa,” ujarnya.
Riyanto berharap, kontraktor yang bertanggung jawab dapat menyelesaikan proyek ini dengan baik, tepat waktu, dan memenuhi standar kualitas. “Kami ingin memastikan bahwa fasilitas belajar yang memadai dapat segera tersedia, agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan optimal, mendukung prestasi akademik mereka di masa depan,” pungkasnya penuh harap. (bai/adv)









