Home / Advertorial / Bontang

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 21:08 WIB

Soroti Anggaran Rp160 Miliar untuk Bimtek, Maming Singgung Pengembangan Infrastruktur

Wakil Ketua II DPRD Bontang, Maming

Wakil Ketua II DPRD Bontang, Maming

Wakil Ketua II DPRD Kota Bontang, Maming, memberikan perhatian khusus pada alokasi anggaran bimbingan teknis (bimtek) yang diberikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Tidak main-main, total anggaran yang bersumber dari APBD tahun ini mencapai Rp160 miliar.

Maming menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran bimtek ini agar benar-benar tepat sasaran, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bontang. Menurutnya, meski Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah mengarahkan pada pengembangan SDM, ia meminta perhatian lebih agar bimtek menyasar kelompok yang membutuhkan, seperti anak-anak putus sekolah.

“Saya ingin menekankan bahwa anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan harus diberikan pelatihan berbasis industri. Ini akan membantu mengurangi angka pengangguran dan secara langsung berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Bontang,” ungkap Maming saat diwawancarai.

Baca juga  Raih Empat Emas, Bontang Tuan Rumah Porwada Tahun Depan

Ia juga menegaskan bahwa bimtek yang dilaksanakan harus fokus pada pengembangan keterampilan industri bagi anak-anak muda yang terputus dari pendidikan formal, sehingga mereka dapat bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor-sektor industri yang ada di Bontang. “Saya mendukung pelaksanaan bimtek ini, tetapi harus tepat sasaran,” tambahnya.

Meski mendukung program bimtek, Maming juga menyoroti ketimpangan dalam alokasi anggaran pemerintah pusat, terutama untuk infrastruktur di Bontang. Salah satu masalah yang ia angkat adalah kecilnya anggaran untuk pemeliharaan Waduk Kanaan, yang hanya mendapat alokasi Rp2 miliar tahun ini.

Baca juga  Ismail Latisi: Insentif Guru di Sejumlah Sekolah Samarinda Belum Terbayar, Ada Guru Belum Bayar Kontrak Rumah

Maming menekankan bahwa kebutuhan air bersih di Bontang adalah prioritas, terutama mengingat krisis air bersih yang dialami masyarakat. Ia memastikan bahwa DPRD Bontang akan terus mendorong pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas.

“Pemeliharaan waduk ini simultan dan sedang berjalan. Saat ini sedang dilakukan analisa lingkungan dan pembuatan master plan. Dengan anggaran yang ada, DPRD tetap mendorong pemerintah untuk menyelesaikan masalah air bersih ini,” tutup Maming. (wan/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri