Home / Kaltim

Minggu, 29 Juni 2025 - 00:55 WIB

Kukar Perkuat Dukungan untuk IKN dengan Penyelesaian Peta Zona Nilai Tanah Muara Badak

Bentangkaltim, – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui langkah strategis penyelesaian Peta Pembuatan Zona Nilai Tanah (ZNT) di Kecamatan Muara Badak. Bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pemkab Kukar menuntaskan proses penting ini sebagai pijakan awal untuk melanjutkan ke kecamatan-kecamatan lain demi meningkatkan akurasi data tanah sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya penetapan jenis tanah di Muara Badak. Proses ini diawali dengan kajian mendalam dan survei lapangan untuk memastikan nilai tanah mencerminkan kondisi nyata di lapangan. “Selama ini, masih banyak kesalahpahaman bahwa nilai tanah di berbagai lokasi sama, padahal tanah di pinggir jalan utama berbeda nilainya dengan tanah di belakang tanpa akses jalan. Dengan adanya ZNT, penilaian menjadi lebih adil dan akurat,” ujar Sunggono.

Baca juga  DPRD Samarinda Soroti Penutupan 12 Dapur MBG, Minta Pengawasan Diperluas

Program ZNT yang telah berjalan sejak 2024 di Muara Badak ini diharapkan dapat diperluas ke seluruh kecamatan di Kukar. Penerapan ZNT akan meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung perencanaan pembangunan berbasis data, dan mengoptimalkan pendapatan daerah melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta transaksi jual beli tanah yang lebih profesional dan realistis.

Selain itu, upaya sertifikasi aset daerah menjadi bagian penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset, yang juga menjadi indikator dalam monitoring center for prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, dari lebih 2.900 bidang aset tanah di Kukar, baru sekitar 27 persen yang tersertifikasi. Plt Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) Kukar, Alfian Noor, mengungkapkan bahwa kendala utama adalah kelengkapan dokumen dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga ia mengimbau OPD segera melengkapi dokumen tersebut.

Baca juga  Majukan Industri Olahraga di Kaltim Melalui Keterlibatan pihak Swasta

Untuk tahun 2025, Dispertaru menargetkan sertifikasi 100 bidang tanah milik Pemkab Kukar, dengan fokus pada wilayah strategis seperti Sangasanga dan Jonggon yang merupakan kawasan industri dan penyangga IKN. Aset di wilayah ini menjadi prioritas utama untuk disertifikasi demi mendukung pembangunan ibu kota baru secara optimal.

Dengan langkah-langkah proaktif ini, Pemkab Kukar tidak hanya memperkuat dukungan terhadap pembangunan IKN, tetapi juga memperbaiki tata kelola aset dan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kemajuan daerah yang berkelanjutan. (bai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian

Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Mata Rantai Anjal Gepe Diputus, Bukan Sekadar Dibina