Home / Nusantara

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:47 WIB

Drama Gelar Perkara Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan TPUA Mengguncang Bareskrim

Suasana Gedung Bareskrim Polri di Jakarta Selatan mendadak ramai pada Rabu pagi, 9 Juli 2025. Pakar telematika Roy Suryo, didampingi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), tiba dengan membawa “senjata” berupa hasil analisis digital yang diklaim bakal mengungkap keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Di hadapan awak media, Roy Suryo tanpa ragu menuding ijazah milik Jokowi “99,9 persen palsu”. Ia menegaskan, tudingan ini bukan asal bunyi, melainkan hasil analisis teknis mendalam secara digital. Bersama Dr. Rismon Hasiholan Sianipar, seorang ahli digital forensik sekaligus alumni UGM, Roy siap memaparkan temuannya secara teknis kepada penyidik Bareskrim.

Roy Suryo membeberkan sejumlah alasan yang membuatnya yakin ijazah Jokowi bermasalah:

  • : Hasil uji ELA pada foto ijazah Jokowi menunjukkan adanya kejanggalan pada bagian logo dan pas foto.

  • : Foto pada ijazah disebut tidak cocok dengan foto Jokowi saat ini.

  • : Ijazah Jokowi bernomor 1120 diklaim tidak cocok dengan ijazah Fakultas Kehutanan UGM lain yang bernomor 1115-1117.

  • : Nama Ahmad Soemitro sudah tercantum sebagai profesor dalam ijazah, padahal menurut Roy, gelar tersebut baru resmi didapat pada Maret 1986.

  • : Roy menyoroti tidak adanya lembar penguji pada skripsi, yang menurutnya sangat penting dan menjadi syarat kelulusan.

Baca juga  Harga BBM Terkini, Dex Series Puncaki Daftar Termahal

“Kesimpulan dari ini semua: skripsi yang cacat tidak akan lulus dan tidak akan ada yang asli,” tegas Roy.

Di sisi lain, Rismon berharap gelar perkara khusus ini menjadi ajang transparansi. Ia menuntut Bareskrim menjelaskan secara terbuka prosedur uji forensik yang sudah dilakukan hingga bisa menyimpulkan keaslian ijazah Jokowi.

Baca juga  Melalui Kejurnas Panahan Piala Panglima TNI 2024, Muslimin Optimis Akan Lahir Bibit Atlet Berprestasi

Kehadiran Roy Suryo dan TPUA di Bareskrim merupakan tindak lanjut dari permintaan gelar perkara khusus yang mereka ajukan. Mereka membawa dokumen analisis sebagai “senjata” untuk menggugat hasil penyelidikan sebelumnya yang menyatakan ijazah Jokowi asli. Namun, hingga kini, proses hukum dan pembuktian di ranah forensik masih menjadi perdebatan panas di ruang publik.

Artikel ini menyoroti ketegangan dan drama yang terjadi dalam proses gelar perkara khusus, lengkap dengan argumen dan harapan dari pihak pelapor. Perjalanan kasus ini masih panjang, dan publik menantikan babak berikutnya dari polemik ijazah Jokowi. (bai)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Purbaya Bingung Soal Rp100 Miliar Sapi Kurban Prabowo: Saya Kira Pakai Duit Sendiri

Nusantara

Rupiah Melemah, Prabowo Tetap Optimistis Ekonomi Indonesia Kuat

Nusantara

Gaungkan Kebebasan Berekspresi, Wartawan Malang Putar Film Pesta Babi

Nusantara

Kontroversi Film Pesta Babi, Dari Kritik Sosial hingga Pembubaran Nobar

Nusantara

Harga BBM Terkini, Dex Series Puncaki Daftar Termahal

Nusantara

Detik-Detik Bintang Menghilang, Fenomena Langit Langka Terjadi di Indonesia

Nusantara

Persib Menjauh, Borneo FC dan Persija Membayangi

Nusantara

Prabowo: Kunjungan Luar Negeri Demi Amankan Pasokan Minyak Nasional