Home / Advertorial / Bontang

Jumat, 26 September 2025 - 02:49 WIB

Wakil Wali Kota Bontang Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris (Foto : Syeh/PPID Setda)

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris (Foto : Syeh/PPID Setda)

Bentangkaltim, Bontang – Pemerintah Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap porsi makanan yang diterima anak-anak di kota itu bergizi, aman, dan berkualitas. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Agus Haris pada Kamis (25/9/2025).

Rapat yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dinas terkait, koordinator dapur, hingga perwakilan sekolah, menjadi bukti keseriusan Pemkot Bontang dalam mengawal program MBG yang telah berjalan sejak Juli 2025. Agus Haris mengungkapkan bahwa sehari sebelumnya ia melakukan inspeksi mendadak ke lima dapur untuk mengevaluasi langsung proses pelayanan makanan di lapangan.

“Meskipun pengelolaan sudah cukup baik, kita tetap harus mengantisipasi potensi masalah. Pemerintah harus siap dan tanggap. Saya instruksikan agar semua pihak terbuka, jangan ada yang menyimpan atau menyembunyikan masalah,” tegas Agus Haris dalam rapat tersebut.

Baca juga  Penyediaan Sirkuit di Dorong Rasman Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota Untuk Wadahi Penggemar Balap Motor

Ketua Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Surya Dwi Saputra, secara terbuka mengakui adanya tantangan seperti keterlambatan distribusi dan keluhan soal menu, namun menegaskan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat telah diterapkan. Pihaknya juga siap menerima masukan demi perbaikan program.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKP3) Ahmad Aznem menjelaskan bahwa Pemkot telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pelaksana MBG untuk memperkuat koordinasi dan kelancaran program.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdu Safa Muha menekankan pentingnya komunikasi yang sehat antar pihak terkait. “Kritik harus dijawab dengan kerja, bukan debat. Bila ada masalah, sampaikan bersama solusinya,” ujarnya.

Baca juga  Kebakaran Dini Hari Gegerkan Warga Berbas Pantai

Dalam rapat tersebut disepakati lima standar operasional yang wajib dipatuhi, yaitu pemilihan bahan segar, proses pengolahan higienis, distribusi tepat waktu, pemeriksaan makanan sebelum dikonsumsi, serta monitoring kesehatan anak secara rutin oleh Puskesmas.

“Ini program mulia, jangan biarkan gagal karena komunikasi yang buruk. Mari kita bangun budaya evaluasi dan keterbukaan, kita benahi bersama demi anak-anak kita,” tutup Wakil Wali Kota Agus Haris.

Rapat evaluasi ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk tidak hanya menjalankan program, tetapi juga memastikan setiap anak di Bontang mendapatkan haknya atas gizi terbaik. (bai/adv)

Share :

Baca Juga

Bontang

Seminar Pencegahan Seks Bebas dan LGBT di Kalangan Pelajar: Bentuk Keprihatinan Kondisi Pergaulan Bebas Remaja

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Bontang

Lahan Dekat Permukiman di Satimpo Terbakar, Petugas Damkar Sukses Padamkan Api

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Bontang

Kontraktor Jargas Pastikan Akan Selesaikan Instalasi Jargas di Wilayah yang Belum Selesai

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Bontang

Jelang HUT ke-81 RI, Roller Tiang Bendera di Lapangan Lang-Lang Rusak, Damkar Turun Tangan Perbaiki