Bentangkaltim.com, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperluas pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke wilayah terpencil dan dalam beberapa pekan terakhir, berbagai kegiatan pelayanan langsung di lapangan telah dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dari berbagai profesi untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang optimal tanpa harus jauh pergi ke fasilitas kesehatan.
Pelayanan masyarakat dimulai melalui keterlibatan seluruh Puskesmas dengan menggelar kegiatan internal yang bertujuan memperkuat sinergi tenaga kesehatan dan meningkatkan kualitas layanan di lapangan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan sosial dan pengobatan langsung ke berbagai kecamatan, seperti Kaliorang, Sandaran dan Sangkulirang.
Kehadiran tenaga kesehatan di wilayah tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan dan konsultasi kesehatan secara gratis.
Plt Kepala Dinkes Kutim, Sumarno, menjelaskan bahwa kegiatan pelayanan berbasis kunjungan lapangan menjadi prioritas karena masih banyak masyarakat yang berada jauh dari pusat layanan kesehatan.
“Kami ingin layanan kesehatan hadir langsung di tengah masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya jauh dari fasilitas kesehatan,” ujar Sumarno, Rabu (26/11/2025).
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan belum berhenti sampai di situ, pada 28–29 November 2025, Dinkes akan menggelar pengobatan katarak gratis di Kecamatan Wahau, sebagai bentuk perhatian khusus bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan.
Program tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian kacamata gratis dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk warga yang membutuhkan.
Menurut Sumarno, penyediaan layanan kesehatan mata menjadi salah satu fokus penting karena banyak warga yang terkendala biaya dan jarak untuk mendapatkan layanan medis terkait penglihatan.
“Kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat, agar mereka yang mengalami gangguan penglihatan dapat kembali beraktivitas dengan lebih baik tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” terang Sumarno.
Dinkes Kutim menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, baik di wilayah perkotaan maupun pedalaman.(ADV)










