Bentangkaltim, Kukar – Isu terkait anggaran pengadaan ambulans di Kabupaten Kutai Timur menjadi perbincangan hangat di masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Hal ini bermula dari informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan adanya alokasi dana sebesar Rp9 miliar hanya untuk satu unit ambulans.
Kabar tersebut dengan cepat memicu reaksi publik. Banyak warga mempertanyakan besaran anggaran yang dinilai tidak masuk akal, sehingga menimbulkan beragam spekulasi dan asumsi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur segera memberikan klarifikasi. Pihak pemerintah menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar. Anggaran Rp9 miliar tersebut bukan diperuntukkan bagi satu unit ambulans, melainkan untuk pengadaan puluhan unit ambulans yang akan didistribusikan ke berbagai fasilitas layanan kesehatan di wilayah Kutai Timur.
Dijelaskan pula bahwa pengadaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam hal penanganan darurat dan rujukan pasien. Dengan penambahan armada ambulans, diharapkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dapat semakin cepat dan merata.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi informasi publik sekaligus literasi digital masyarakat, agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi. (bai)










