Home / Kaltim

Minggu, 5 April 2026 - 19:33 WIB

PAD Kaltim Terancam Tak Capai Target, Sejumlah Faktor Jadi Pemicu

Bentangkaltim, Kaltim – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2026 diperkirakan menghadapi tantangan serius untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Sejumlah indikator menunjukkan adanya potensi penurunan penerimaan, terutama dari sektor-sektor unggulan daerah.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi ini adalah menurunnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM), yang selama ini menjadi salah satu penyumbang signifikan bagi pendapatan daerah melalui pajak. Selain itu, fluktuasi di sektor pertambangan—yang menjadi tulang punggung ekonomi Kaltim—juga turut memberikan dampak terhadap penerimaan daerah.

Baca juga  Kutim Jaga Stabilitas: Gaji ASN Jadi Komitmen yang Tidak Bisa Ditawar

Kondisi ini diperparah dengan ketidakstabilan harga komoditas global, yang berdampak langsung pada aktivitas industri ekstraktif di wilayah Kalimantan Timur. Ketika produksi dan distribusi menurun, maka kontribusi terhadap PAD pun ikut tergerus.

Pemerintah Provinsi Kaltim saat ini tengah mengkaji berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi potensi defisit tersebut. Di antaranya dengan mengoptimalkan sektor non-migas, meningkatkan pengawasan pajak daerah, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi alternatif seperti pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca juga  DPRD Bontang Launching Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis bahwa melalui berbagai upaya yang dilakukan, target PAD masih dapat dikejar, meskipun memerlukan kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak.

Situasi ini menjadi perhatian penting, mengingat PAD merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. Jika tidak tercapai, maka sejumlah program prioritas berpotensi mengalami penyesuaian. (bai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ancaman Penghapusan Honorer, Sri Puji: Samarinda Masih Kekurangan Guru Bahasa Inggris

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Luncurkan Aplikasi Sani Mendengar, Warga Bisa Lapor Aspirasi 24 Jam

Advertorial

DPRD Samarinda Soroti PHK Sektor Tambang Kian Marak Terjadi

Advertorial

Sani Bin Husain Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur dan Air Bersih Menjadi Masalah

Advertorial

Paripurna Laporan Pelaksanaan APBD Masuk Agenda Juli, DPRD Samarinda Rampungkan Jadwal Juni

Advertorial

Sri Puji Astuti: Juknis SPMB Sudah Jelas, Tantangannya Ada di Sosialisasi ke Masyarakat

Advertorial

Maswedi Dorong Domino Jadi Olahraga Rekreasi yang Serius Dibina di Samarinda

Advertorial

Sani Bin Husain Beri Saran ke Pemkot Samarinda Soal Pemberdayaan UMKM, Sebut ada Empat Indikator