Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, Kepala Dispopar Eko Mashudi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abdu Safa Muha, serta Ketua NPCI Provinsi Kalimantan Timur, Suharyanto.
Dalam sambutannya, Neni Moernaeni menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, seraya menitipkan harapan besar agar kepengurusan baru mampu membawa olahraga disabilitas di Kota Bontang melangkah lebih jauh, mencetak prestasi yang membanggakan.
Ia menekankan pentingnya dedikasi dan integritas dalam menjalankan amanah, guna melahirkan atlet-atlet disabilitas yang tidak hanya tangguh, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah.
Tak hanya itu, Neni juga memberikan apresiasi kepada pengurus NPCI periode sebelumnya (2021–2026) atas kerja keras dan konsistensi dalam membina atlet hingga mampu meraih prestasi di berbagai ajang, baik tingkat daerah maupun nasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Bontang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Saat ini, tercatat sebanyak 144 anak disabilitas menerima bantuan sosial sebesar Rp300 ribu setiap bulan.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan Dispopar untuk memastikan program pembinaan atlet serta penyaluran dana hibah berjalan optimal dan tanpa diskriminasi.
“Kalian hadir bukan karena dikasihani, tetapi karena prestasi yang kalian buktikan,” tegasnya, menegaskan bahwa atlet disabilitas layak mendapatkan perhatian dan penghargaan setara.
Sementara itu, Ketua NPCI Provinsi Kalimantan Timur, Suharyanto, mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan progresif. Ia juga menekankan perlunya membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah dan dunia usaha untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Dengan kepengurusan baru, harapan pun menguat. Pemerintah Kota Bontang optimistis para atlet disabilitas akan terus menorehkan prestasi gemilang, bahkan mampu bersaing hingga ke tingkat internasional, membawa nama daerah semakin dikenal di kancah dunia. (bai)