Home / Advertorial / Kaltim

Senin, 4 Mei 2026 - 07:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Penguatan Fiskal Daerah

Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Bentangkaltim.com/ist).

Wakil Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Wakil Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim menilai postur tubuh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masih bergantung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“APBD Samarinda masih bergantung pada satu sumber yaitu PAD, sementara kontribusi perusahaan daerah sangat minim berkontribusi terhadap pendapatan darerah,” ungkap Rohim.

Sehingga, Rohim menilai, struktur APBD sangat rentan terhadap resiko-resiko yang mungkin saja terjadi misalkan krisis dan inflasi.

“Jadi ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan perputaran ekonomi semakin lambat,” ujarnya.

Baca juga  DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Kelestarian Lingkungan Sekitar Dimulai dari Pengelolaan Sampah dari Rumah

Menurutnya, temuan ini saling berkaitan dengan hasil RDP sesi pagi yang membahas indeks kemandirian fiskal, dua isu yang sesungguhnya berakar pada masalah yang sama lemahnya diversifikasi sumber pendapatan daerah.

“Ketika ada pukulan ekonomi, para pembayar pajak mengalami masalah, otomatis mereka berkurang setoran pajaknya, PAD kita langsung turun drastis,” papar Abdul Rohim.

Ia menegaskan, kondisi ini adalah celah serius yang harus segera diatasi Pemkot Samarinda. Ketergantungan yang besar pada pajak daerah sebagai tulang punggung PAD membuat anggaran daerah sangat peka terhadap fluktuasi kondisi ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

Baca juga  Kadispora dan Eks Ketua DBON Kaltim Ditahan dalam Kasus Korupsi Dana Hibah DBON 2023

Di sisi lain, potensi perusahaan-perusahaan daerah seperti BUMD untuk memberikan kontribusi dividen yang lebih besar kepada PAD masih jauh dari optimal, sebagaimana juga terungkap dalam RDP yang menyoroti kinerja BPR Bank Samarinda dan Varia Niaga.

Ia berpandangan bahwa langkah-langkah yang bisa ditempuh antara lain memperkuat kinerja BUMD agar mampu menyetorkan dividen yang lebih signifikan, mengoptimalkan retribusi daerah, serta mendorong pengembangan sektor-sektor ekonomi produktif yang mampu memperluas basis pembayar pajak.

(rya/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026