Bentangkaltim.com, Bontang – Anggota Pansus RTRW DPRD Bontang Heri Keswanto mengingatkan seluruh pihak, termasuk PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), agar mematuhi mekanisme yang berlaku dalam pengajuan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Menurutnya, setiap usulan harus melalui pemerintah daerah sebelum diajukan ke pemerintah pusat.
Pernyataan itu disampaikan Heri saat menjelaskan proses pembahasan usulan perubahan kawasan Wanatirta yang kini sedang dibahas Panitia Khusus RTRW DPRD Bontang.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pembahasan bersama, usulan tersebut sebelumnya diajukan langsung ke kementerian tanpa melalui tahapan pembahasan di pemerintah daerah.
Akibatnya, kementerian meminta agar proses tersebut dikembalikan dan dibahas sesuai mekanisme yang berlaku bersama Pemerintah Kota Bontang dan DPRD. “Pengajuan itu seharusnya dilakukan dari bawah. Pemerintah daerah dan DPRD harus dilibatkan karena menyangkut tata ruang daerah,” ujarnya, Rabu (22/7).
Dalam rapat bersama PKT, Heri mengaku telah mengingatkan perusahaan agar menghormati prosedur yang berlaku. Menurutnya, mekanisme tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses hukum yang harus dipenuhi sebelum sebuah usulan dapat diputuskan.
“Jangan sampai ada kesan mengabaikan pemerintah daerah. Semua ada prosedurnya dan itu harus dihormati,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah sebelumnya tidak memasukkan usulan PKT ke dalam draf RTRW karena belum tersedia kajian akademik dan master plan yang menjadi syarat utama. Kini, DPRD akan memutuskan langkah selanjutnya melalui rapat internal yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Selain rapat internal, pansus juga akan berkonsultasi dengan akademisi, Kementerian Hukum, serta kementerian teknis guna memastikan setiap keputusan memiliki dasar hukum yang kuat.
“Kami tidak ingin terburu-buru. Semua harus dikaji agar tidak ada aturan yang dilanggar,” katanya.
Saat ini pembahasan Raperda RTRW telah mencapai sekitar Pasal 87 dari total lebih dari 120 pasal. Setelah pembahasan pasal selesai, pansus masih akan melanjutkan pembahasan RDTR dan melakukan peninjauan lapangan, termasuk terhadap kawasan Wanatirta yang diusulkan PKT.
“Kami akan melihat langsung kondisi di lapangan, menguji kelayakannya, termasuk mencermati master plan dan kajian akademiknya. Jangan sampai keputusan yang









