Home / Advertorial / Kaltim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Fraksi Demokrat DPRD Samarinda Soroti Dampak Pembangunan IKN dan Kesenjangan Pendidikan

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, H. Viktor Yuan, menyampaikan pandangan akhir Fraksi Demokrat dalam Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025. (Bentangkaltim.com/ist).

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, H. Viktor Yuan, menyampaikan pandangan akhir Fraksi Demokrat dalam Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Samarinda menyoroti sejumlah tantangan pembangunan Kota Samarinda, termasuk dampak sosial ekonomi dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah, Rabu (29/07/2026).

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, H. Viktor Yuan, saat membacakan pandangan akhir Fraksi Demokrat, mengapresiasi capaian pembangunan Kota Samarinda sepanjang 2025, termasuk tren positif pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan menjadi 3,45 persen, penurunan tingkat pengangguran menjadi 5,31 persen, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 83,53 yang masuk kategori sangat tinggi.

“Fraksi Partai Demokrat mengapresiasi keberhasilan pemerintah kota dalam melaksanakan pembangunan, namun pekerjaan belum selesai. Harus tetap dilakukan evaluasi dan perbaikan dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan,” ujar Viktor Yuan.

Baca juga  Pemkab PPU Siapkan Anggaran Rp4,3 Miliar untuk Bantu Pendidikan Ribuan Siswa Baru

Fraksi ini meminta Pemerintah Kota Samarinda mengantisipasi dampak tingginya laju urbanisasi akibat keberadaan IKN, termasuk menyiapkan kebutuhan pangan, hunian, air bersih, listrik, serta sarana layanan publik seperti pendidikan dan kesehatan.

Di bidang pendidikan, Viktor Yuan menyoroti belum meratanya kualitas pendidikan antara sekolah di dalam kota dan daerah pinggiran, yang menurutnya turut memicu sejumlah permasalahan saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Fraksi ini mendorong pemberian beasiswa atau subsidi bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang bersekolah di sekolah swasta.

Baca juga  Lewat Isbat Nikah Terpadu, Disdukcapil Kutim Pastikan Warga Miliki Status Hukum yang Jelas

“Kami mendorong penguatan layanan pendidikan inklusif di satuan pendidikan dari tingkat PAUD hingga sekolah menengah,” katanya menambahkan.

Fraksi Demokrat turut meminta Pemkot Samarinda mempertahankan program Universal Health Coverage (UHC) sebagai rujukan pelayanan kesehatan optimal, disertai edukasi pencegahan penyakit kepada masyarakat. Selain itu, fraksi ini mendorong pengembangan perpustakaan sekolah sesuai standar nasional serta penguatan sektor pariwisata dan budaya di sejumlah kelurahan dan kecamatan.

Dengan seluruh catatan tersebut, Fraksi Partai Demokrat menyatakan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 untuk selanjutnya diproses menjadi Peraturan Daerah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Advertorial

Banyak Kasus Bunuh Diri Lompat dari Jembatan, DPRD Samarinda Bangun Pagar Upaya Pencegahan

Advertorial

Komisi II DPRD Samarinda Kritisi Pembangunan Pasar Pagi Gedung Mewah Tapi Sepi Pembeli

Advertorial

DPRD Samarinda Ingin Tambahkan Anggaran Dinsos hingga Minta Data DTKS Diperbaharui

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Dorong Event Job Fair Terus Digerlar, Upaya Jembatani Perusahaan dan Pebcari Kerja hingga Tekan Angka Pengangguran

Advertorial

DPRD Samarinda Minta Satpol PP dan Dinsos Kolaborasi Tindak Gepeng dan Anjal yang Kerap Nongkrong di Lampu Merah Perkotaan

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Minta Nakes Bermasalah di RSUD AI Moeis Dievaluasi

Advertorial

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Perumda Tirta Kencana Hasilkan Produk AMKD Samaqua, Dinilai Peluang Ekonomi Baru di Kota Tepian