Home / Advertorial / Kaltim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:34 WIB

DPRD Samarinda Sudah Usulkan Transportasi Massal, Masih Tunggu Kepastian Anggaran

Anggota Komisi III DPRD
Samarinda, Elnatan Pasambe. (Bentangkaltim.com/ist).

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mengaku telah beberapa kali mengusulkan pengadaan transportasi massal kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Usulan ini muncul seiring makin padatnya jumlah kendaraan pribadi di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Elnatan Pasambe, mengatakan usulan itu lahir dari hasil studi banding yang dilakukan dewan ke sejumlah kota lain yang telah menerapkan sistem transportasi massal, seperti Balikpapan, Banjarmasin, dan Batam.

“Kita sudah beberapa kali kita studi banding, termasuk Balikpapan, Banjarmasin, dan Batam juga, dan kita sudah usulkan itu supaya ada transportasi massal,” ujar Elnatan.

Ia mencontohkan Banjarmasin sebagai salah satu daerah yang sistem transportasi massalnya kini telah berjalan lancar. Menurutnya, program tersebut bahkan sempat mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat pada tahap awal penerapannya sebelum akhirnya mandiri.

Baca juga  Heri Keswanto Soroti Minimnya Alat Pemantau Kualitas Udara di Kawasan Industri

Saat disinggung mengenai kabar rencana pencanangan transportasi massal Samarinda pada 2027, Elnatan mengaku belum bisa memastikan kelanjutan program tersebut karena masih menunggu pembahasan anggaran.

“Kita belum tahu untuk anggaran 2027 ini, karena masih sementara pembahasan di Banggar,” katanya.

Kendati demikian, ia berharap Samarinda dapat mempercepat realisasi transportasi massal dibandingkan daerah lain, mengingat kebutuhan mobilitas warga yang terus meningkat, khususnya di kawasan seberang atau Palaran.

Baca juga  Daya Tarik IKN dan Tantangan Kepemimpinan Bagi ASN di Era Digital

“Kami berharap di sini harusnya lebih cepat dari tempat-tempat lain” ujarnya.

Ia menambahkan, rencana transportasi massal itu diharapkan dapat menjangkau kawasan padat penduduk termasuk wilayah seberang Sungai Mahakam, sehingga mobilitas warga tidak lagi bergantung penuh pada kendaraan pribadi.

Berdasarkan data yang pernah dipublikasikan sejumlah media lokal, jumlah kendaraan bermotor di Kota Samarinda telah menembus lebih dari satu juta unit, sebuah kondisi yang mendorong urgensi hadirnya moda transportasi publik yang memadai.

DPRD Samarinda menyatakan akan terus mengawal usulan tersebut dalam pembahasan anggaran ke depan, agar rencana transportasi massal tidak berlarut-larut tanpa kejelasan.

(ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh TPA di Kota Bontang

Advertorial

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

Advertorial

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Advertorial

Raperda Lalu Lintas Bontang Masuk Konsultasi Publik, DPRD Bidik Solusi Kemacetan

Advertorial

Jalan Provinsi di Bontang Masih Rusak, Sahib Dorong Perbaikan hingga Perbatasan

Advertorial

DPRD Bontang Dorong Penguatan Pengawasan Pelajar, Tekankan Program Jam Belajar 19.00–21.00

Advertorial

Bukan Sekadar Lomba, Mission Challenge Badak LNG Satukan Warga Kompleks

Advertorial

Ketua DPRD Bontang Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026