Home / Advertorial / Bontang

Sabtu, 5 September 2026 - 16:15 WIB

Elevasi Trotoar Pattimura Disorot, Alfin Minta PUPR Benahi Perencanaan

Pembangunan saluran drainase di Jalan Pattimura mendapat sorotan Ketua Komisi C DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry

Pembangunan saluran drainase di Jalan Pattimura mendapat sorotan Ketua Komisi C DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry

Bentangkaltim.com, Bontang – Perbedaan elevasi trotoar di Jalan Pattimura, Bontang, yang dibangun tahun ini menjadi sorotan Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry. Ia menilai perencanaan ketinggian trotoar perlu dievaluasi karena berpotensi mengganggu akses rumah warga hingga mengurangi lebar efektif badan jalan.

Politikus Golkar itu menegaskan, penentuan elevasi trotoar tidak bisa dilakukan dengan sekadar menambah ketinggian permukaan. Perencana harus memperhitungkan kondisi jalan, parit, dan bangunan di sekitarnya agar hasil pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Kalau kita mau mengambil elevasi, harusnya yang didalami itu di bawah. Jangan yang di atas malah ditambah,” tegas Alfin.

Baca juga  Dua Anggota DPRD Bontang Turun Dalam Aksi Kawal Putusan MK, Winardi : Ini Bentuk Keresahan Publik

Menurutnya, elevasi yang tidak diperhitungkan secara matang dapat membuat permukaan trotoar terlalu tinggi dibandingkan akses rumah warga. Akibatnya, masyarakat kesulitan keluar masuk kendaraan dan berpotensi membuat jalur akses sendiri yang justru memakan badan jalan.

“Jalan yang harusnya lima meter bisa tinggal tiga meter. Yang seharusnya dua mobil bisa lewat, akhirnya cuma satu mobil,” ujarnya.

Alfin juga mempertanyakan rencana peninggian badan jalan sebagai solusi perbedaan elevasi. Sebab, apabila permukaan jalan dinaikkan tanpa penyesuaian menyeluruh, posisi trotoar justru berpotensi menjadi terlalu rendah.

Ia mencontohkan, trotoar yang sudah dibangun rata dengan bagian sebelumnya bisa berubah posisi setelah badan jalan ditinggikan. Kondisi ini dikhawatirkan menyulitkan kendaraan yang hendak masuk ke rumah maupun area parkir.

Baca juga  SDN 012 Bonsel Gelar Lepas Kenang Murid Kelas 6 Angkatan ke-36 dan Imtihan Tahfidz Juz 30 Angkatan ke-2 Tahun Ajaran 2024-2025

“Kalau badan jalan dinaikkan, sementara bagian depan sudah rata dan ke belakang turun, trotoarnya bisa tenggelam. Ini harus dilihat logikanya dari awal,” katanya.

Alfin meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperbaiki perencanaan elevasi trotoar dengan mempertimbangkan kondisi lapangan secara utuh.

Baginya, pembangunan trotoar tidak cukup hanya menghasilkan permukaan yang terlihat rapi. Ketinggian trotoar juga harus proporsional, tidak menghambat akses masyarakat, serta tetap menjaga fungsi badan jalan.(ASR/ADV DPRD BONTANG)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kembali Duduk di DPRD Bontang, Sudiyo Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Bontang Selatan

Advertorial

Sudiyo Langsung Duduki Kursi Strategis di DPRD Bontang, Jadi Sekretaris Komisi C dan Anggota Bamus

Advertorial

Sudiyo Resmi Duduki Slot Kursi DPRD Bontang, Gantikan Almarhum Maming

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan Perusahaan Industri Susun Raperda Penanggulangan Bencana, Sumardi Minta Masukan Ahli Safety

Advertorial

Ridwan Soroti Potensi PAD dari Aset Pemkot Bontang yang Dikelola PT BME

Advertorial

DPRD Bontang Bahas Penyertaan Modal Rp12,7 Miliar ke BME, Ternyata Bukan Suntikan Dana Baru

Advertorial

DPRD Bontang Buka Peluang Industri Beri Masukan Raperda Penanggulangan Bencana

Advertorial

DPRD Bontang Libatkan PKT dan Badak LNG dalam Penyusunan Perda Penanggulangan Bencana Kawasan Industri