Home / Advertorial / Kaltim

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Bentangkaltim.com/ist).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Bentangkaltim.com/ist).

Bentangkaltim.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny menilai pola tersebut perlu ditinjau kembali. Menurut Novan, pembayaran TPP guru setiap tiga bulan dinilai terlalu lama, terlebih tunjangan tersebut berkaitan langsung dengan kondisi keuangan para guru.

Salah satu yang menjadi sorotan Novan adalah Pemkot Samarinda harus memberi perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru, khususnya terkait pola pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang selama ini dicairkan setiap tiga bulan.

“Kita beberapa waktu yang lalu sudah sampaikan ke Dinas Pendidikan bahwasannya perlu dilakukan peninjauan kembali berkaitan kebijakan itu,” kata Novan.

Baca juga  Basuki Isnawan: “Pemerintah Hadir untuk Pastikan Pemuda Berkembang, Bukan Terjerumus Hal Negatif”

Dia menyebutkan, pihaknya juga telah meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memberi perhatian dan memprioritaskan pembayaran TPP guru.

Kata Novan, kondisi fiskal daerah memang menjadi salah satu pertimbangan dalam pengelolaan keuangan. Namun, pembayaran TPP guru setiap tiga bulan sekali diharapkan tidak terus-menerus menjadi kebiasaan.

“Kalau kondisi tertentu mungkin bisa saja, tapi jangan terus-menerus. Kita minta BPKAD untuk memprioritaskan berkaitan tentang TPP ini sendiri,” ujarnya.

Baca juga  Ganjar Berjanji Alokasikan Anggaran Besar Untuk Kementrian Pertahanan

Politisi Golkar ini menyebut persoalan tersebut juga telah disampaikan oleh para guru sejak awal tahun. Karena itu, Komisi IV DPRD Samarinda akan kembali mendorong pembahasan pola pembayaran TPP guru dalam pembahasan anggaran 2027 melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

Bagi Novan, pembayaran tunjangan perlu dilakukan secara tepat waktu dan tidak membedakan hak antarpegawai.

“Komisi IV mendorog agar pemkot memprioritaskan itu. Betul-betul dihitung, jangan sampai menghitungnya per tiga bulan,” tegasnya. (ard/lal/adv)

Share :

Baca Juga

Kaltim

Pemprov Kaltim Akui Tindakan Ajudan Gubernur terhadap Demonstran Keliru

Advertorial

Anggota DPRD Samarinda Desak Pemkot Lewat TPID Segera Mitigasi Inflasi di Tengah Gejolak Kelangkaan BBM

Advertorial

Kedepankan Pengamanan dan Kepercayaan Publik, DPRD Samarinda Dorong Pasang CCTV di Lokasi Parkir dan Faslik

Advertorial

Bisnis Perhotelan Kian Terpuruk Imbas Kebijakan Efisiensi, DPRD Samarinda Dorong Inovasi Bisnis Promosi Parwisata jadi Peluang Ekonomi Baru

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Samarinda Dorong Pemkot Berinovasi Dongkrak PAD di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Advertorial

Transformasi Skema Ekonomi Bisnis Segera Dikonsepkan

Advertorial

Sambut Baik Investasi Transportasi Massal, DPRD Samarinda Tekankan Keseimbangan Skema Bisnis

Advertorial

Ketua Komisi I Sebut Pemekaran Samarinda Utara Dinilai Penting untuk Permudah Pelayanan Masyarakat